Sorot JogjaJEPARA – Tiga desa di kawasan Jepara Utara kini mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara melalui program pembangunan sumur bor jangka panjang. Inisiatif ini adalah hasil kolaborasi antara Pemkab Jepara dan Bank Jateng yang bertujuan untuk mengatasi masalah serius yang dihadapi warga, yaitu krisis air bersih.

Program ini didanai melalui dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) dengan total anggaran mencapai Rp450 juta. Alokasi dana tersebut terbagi merata di tiga desa, yaitu Desa Cepogo di Kecamatan Kembang serta Desa Kepuk dan Desa Banjaran di Kecamatan Bangsri, dengan masing-masing desa menerima Rp150 juta untuk pembangunan sarana air bersih.

Baca juga:

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menekankan pentingnya ketersediaan air bersih yang tidak hanya terkait dengan pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. “Air adalah sumber kehidupan. Menghadirkan air bersih di tengah masyarakat bukan hanya soal membangun infrastruktur, melainkan tentang membangun masa depan, kesehatan, dan kesejahteraan warga kita,” ungkapnya dalam pernyataan yang disampaikan pada Kamis (25/6/2026).

Witiarso juga memberikan apresiasi kepada Bank Jateng yang dinilai telah berperan aktif dalam memberikan solusi terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Ia menambahkan bahwa langkah ini sejalan dengan program prioritas pembangunan daerah yang tengah dijalankan oleh Pemkab Jepara. “Ini adalah bukti bahwa Bank Jateng tidak hanya memikirkan aspek bisnis, tetapi juga berkomitmen untuk membantu menyelesaikan persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat Jepara,” tambahnya.

Program pembangunan sumur bor ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat desa yang selama ini kesulitan dalam mendapatkan akses air bersih. Dengan adanya sumur bor ini, diharapkan kebutuhan air bersih dapat terpenuhi, sehingga kualitas hidup masyarakat dapat meningkat.

Baca juga:

Selain itu, Witiarso juga menyatakan bahwa keberadaan air bersih merupakan salah satu faktor penentu dalam menciptakan lingkungan yang sehat. “Kesehatan masyarakat sangat dipengaruhi oleh ketersediaan air bersih. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus memperhatikan program-program yang mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam hal akses terhadap air bersih,” ujarnya.

Pembangunan sumur bor ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Jepara untuk menghadapi tantangan perubahan iklim yang sering kali mempengaruhi ketersediaan sumber daya air. Dengan mengandalkan teknologi sumur bor, diharapkan pemanfaatan sumber daya air bisa lebih efisien dan berkelanjutan.

Dalam beberapa tahun terakhir, krisis air bersih di berbagai daerah, termasuk Jepara, semakin mendesak untuk ditangani. Melalui inisiatif ini, Pemkab Jepara berharap dapat memberikan solusi jangka panjang yang tidak hanya mengatasi masalah saat ini, tetapi juga memberikan dampak positif bagi generasi mendatang.

Baca juga:

Secara keseluruhan, program Pemkab Jepara Bangun Sumur Bor Jangka Panjang di Tiga Desa ini merupakan langkah strategis dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih. Diharapkan, seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun demi kesejahteraan bersama.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.