Sorot Jogja – Liputan6.com, Jakarta – Bach saham Indonesia melonjak 2,78% dalam sepekan terakhir, membuat banyak investor semakin yakin dengan pasar saham. Namun, tidak semua saham dapat menikmati kenaikan ini. Ada 10 saham yang mengalami koreksi terbesar, termasuk PT Bach Multi Global Tbk (BACH).

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ke posisi 6.400 pada perdagangan saham 3-7 Agustus 2026. Di tengah kenaikan IHSG sepekan, sejumlah saham catat koreksi terbesar atau top losers.

Baca juga:

Adapun rata-rata volume transaksi harian mengalami kenaikan tertinggi sebesar 32,98% dari 30,04 miliar saham menjadi 39,95 miliar saham. Rata-rata frekuensi transaksi harian naik 27,62% menjadi 2,32 juta kali transaksi dari 1,82 juta kali transaksi pada pekan lalu.

Akan tetapi, rata-rata nilai transaksi harian turun 0,38% menjadi Rp 15,38 triliun dari pekan lalu Rp 15,44 triliun. Selain itu, investor asing melakukan aksi beli saham mencapai Rp 695,17 miliar.

Di sisi lain, seluruh sektor saham melesat. Sektor saham basic materials mendaki 6,43%, dan catat kenaikan terbesar pada pekan ini. Sektor saham energi melambung 4,6%, sektor saham industri menanjak 1,82%, sektor saham consumer nonsiklikal menguat 3,32%. Lalu sektor saham consumer siklikal bertambah 2,58%, sektor saham perawatan kesehatan mendaki 4,19%, sektor saham keuangan mendaki 0,58%. Lalu sektor saham properti dan real estate menguat 4,02%, sektor saham teknologi melompat 0,58%, sektor saham infrastruktur menanjak 2,01% dan sektor saham transportasi&logistik menguat 3,28%.

Baca juga:

Di tengah kenaikan IHSG, ada 10 saham catat penurunan terbesar atau top losers selama sepekan. Berikut 10 saham top losers sepekan berdasarkan data BEI:

  • PT Bach Multi Global Tbk (BACH)

Berdasarkan data BEI, berikut adalah 10 saham top losers sepekan terakhir:

No Nama Saham Kenaikan/Harga Saham
1 PT Bach Multi Global Tbk (BACH) -5,23%
2 PT Indosat Ooredo Tbk (ISAT) -4,58%
3 PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) -4,46%
4 PT Adhi Karya Tbk (ADHI) -4,35%
5 PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) -4,23%
6 PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) -4,15%
7 PT Astra International Tbk (ASII) -4,08%
8 PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) -4,03%
9 PT Bank Central Asia Tbk (BCA) -3,99%
10 PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) -3,95%

Jadi, apakah Anda siap untuk mengetahui lebih lanjut tentang 10 saham top losers sepekan terakhir? Mari kita simak bersama!

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.