Sorot Jogja – Ibu Keisya Levronka pilih teruskan gugatan UNTAR: Kecewa sudah lewat, kini kesal. Keluarga Keisya Levronka, yang dipimpin oleh ibunya, Levi Leonita Davies, telah mengambil langkah tegas untuk melanjutkan gugatan terhadap Universitas Tarumanagara (Untar). Keputusan ini diambil setelah mediasi yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada Rabu (12/8/2026) menemui jalan buntu.

Levi mengungkapkan, perasaan kesal yang dirasakannya saat ini berkaitan dengan sikap Untar yang dianggap kurang serius dalam menyelesaikan permasalahan ini. “Kecewa, enggak. Kesal, iya. Kecewanya sudah lewat. Kecewa udah lewat, sabar udah lewat, tinggal keselnya aja ini udah,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa keluarga telah mempersiapkan sejumlah bukti dan saksi untuk menghadapi pihak universitas di persidangan mendatang.

Baca juga:

Mediasi sebelumnya menjadi harapan bagi keluarga Keisya untuk menyelesaikan kasus ini secara damai. Namun, ketidakhadiran prinsipal Untar di beberapa pertemuan, yang dinilai sebagai bentuk iktikad buruk, membuat proses ini terhambat. Kuasa hukum keluarga, Eclund V. Silaban, menegaskan bahwa pihak Untar tidak menunjukkan keseriusan dalam mediasi ini, yang seharusnya menjadi langkah awal untuk penyelesaian.

Levi menjelaskan bahwa mereka telah mengumpulkan bukti sejak awal kejadian, namun memilih untuk tidak menggunakannya selama proses mediasi karena masih berharap ada penyelesaian secara kekeluargaan. “Yang pasti sih bukti, ya. Bukti dari awal kejadian sampai sekarang pun kita sudah kumpulin buktinya. Cuman kan kemarin saya tahan-tahan dulu karena kita mau secara kekeluargaan,” jelas Levi.

Dalam proses persidangan mendatang, keluarga Keisya juga telah menyiapkan sejumlah saksi yang akan memberikan keterangan. Namun, identitas para saksi tersebut masih dirahasiakan agar tidak terjadi intervensi sebelum mereka memberikan kesaksian. “Ada, tapi dirahasiakan dulu. Adalah pasti, karena persyaratan di persidangan kan pasti ada bukti, ada saksi,” kata kuasa hukum adik Keisya, Septian A. Marbun.

Baca juga:

Insiden yang menjadi penyebab gugatan ini adalah kecelakaan tragis yang dialami oleh Lexi Valleno Havlenda, adik Keisya, saat mengikuti kegiatan latihan caving di Untar. Lexi jatuh dari lantai enam gedung kampus, yang memicu respons serius dari keluarga. Dengan keputusan untuk melanjutkan perkara ini ke sidang, Levi berharap dapat menemukan keadilan untuk putranya.

“Kalau dari pihak kita keluarga, itu ya balik lagi, setelah hasil diskusi sama tim kuasa hukum, itu kita lanjut ke persidangan,” tambah Levi. Ia menyatakan kesiapan keluarganya untuk menunggu proses hukum, meskipun harus melalui waktu yang panjang. “Doain ajalah, nunggu-nunggu enggak apa-apa. Udah dua tahun nunggu, sekalian aja, mau nunggu berapa tahun juga kita jabanin,” tuturnya.

Dengan langkah ini, keluarga Keisya Levronka berharap agar perkara ini dapat diselesaikan melalui jalur hukum, dan mereka dapat menemukan titik terang dari situasi yang telah berlangsung selama dua tahun terakhir ini.

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.