Sorot Jogja – Siap hadiri sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa, Jokowi akan bawa ijazah asli SD hingga kuliah S1 UGM [titlebase]. Dalam lanjutan proses hukum terkait dugaan pencemaran nama baik ijazah Presiden Joko Widodo, Roy Suryo, yang juga berstatus tersangka dalam kasus ini, hadir memberikan dukungan kepada Dokter Tifa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, pada Kamis (16/7/2026).
Pakar telematika ini menegaskan bahwa tidak ada perpecahan antara dirinya dan Dokter Tifa meskipun keduanya terlibat dalam kasus yang sama. Roy Suryo menyatakan, “Hanya ingin menegaskan, saya dan dokter Tifa itu tetap bersama. Tidak ada namanya pecah memecah, itu enggak ada.” Pernyataan ini disampaikannya setelah sidang selesai, menunjukkan solidaritas di tengah proses hukum yang mereka hadapi.
Roy menyebutkan bahwa hubungan antara tim kuasa hukum mereka juga harmonis, saling memberikan masukan untuk menghadapi proses hukum yang sedang berlangsung. “Kami saling mendukung, dan tim hukum kami selalu bersatu,” tambahnya.
Dalam sidang tersebut, Roy menilai bahwa fakta-fakta yang terungkap selama proses praperadilan yang dijalankannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan bisa dimanfaatkan oleh tim hukum Dokter Tifa. Ia juga mengkritik kehadiran ahli yang dihadirkan oleh pihak Polda Metro Jaya, yang dianggapnya tidak memahami hukum ITE secara mendalam.
“Ada banyak hal yang dari sidang praperadilan yang saya lakukan, itu sangat bisa dimanfaatkan oleh dokter Tifa,” ujar Roy, menekankan pentingnya strategi hukum yang mereka jalani.
Roy Suryo juga menegaskan bahwa meskipun eksepsi yang diajukan oleh Dokter Tifa dikabulkan oleh majelis hakim, mereka tidak akan mundur dari upaya untuk mengadili Presiden Jokowi terkait ijazahnya. “One for all. All for one. Kami menargetkan Jokowi tetap harus diadili dengan ijazah palsunya,” kata Roy dengan tegas.
Dokter Tifa, yang juga terlibat dalam kasus ini, mengaku tidak pernah melihat Jokowi dalam kegiatan akademis yang pernah dilaksanakannya. Dia menilai bahwa kehadiran Jokowi sebagai presiden seharusnya dapat membuktikan keaslian ijazahnya dengan jelas.
Sidang ini semakin menambah ketegangan dalam polemik yang melibatkan Roy Suryo dan Dokter Tifa serta Presiden Jokowi, di mana keduanya berusaha mencari keadilan dan kebenaran terkait ijazah yang dipermasalahkan. Publik pun menantikan perkembangan berikutnya dari kasus ini, khususnya terkait dengan kehadiran Jokowi yang dijadwalkan membawa ijazah asli dari tingkat SD hingga kuliah S1 UGM.
Dengan situasi yang terus berkembang, banyak yang bertanya-tanya bagaimana pengaruh kasus ini terhadap stabilitas politik dan kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Jokowi. Terlepas dari semua kontroversi ini, Roy dan Dokter Tifa menegaskan komitmen mereka untuk bersama-sama menghadapi tantangan hukum ini.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
