Sorot Jogja – Hadir di sidang perdana gugatan hak asuh Ruben Onsu, Sarwendah: Demi kebahagiaan anak [titlebase]. Proses mediasi antara Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi sorotan publik setelah ketidakhadiran Ruben di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Rabu, 12 Agustus 2026. Kehadiran Sarwendah dalam sidang tersebut menunjukkan komitmennya untuk memperjuangkan hak asuh anak mereka.
Ruben Onsu, yang merupakan salah satu presenter terkenal di Indonesia, tidak dapat hadir dalam mediasi karena benturan jadwal dengan pekerjaan yang telah direncanakan sebelumnya. Melalui akun Instagram pribadinya, Ruben menjelaskan bahwa dirinya telah memberitahukan ketidakhadirannya kepada pihak Sarwendah dan pengadilan. Ia menegaskan bahwa absennya bukanlah sebuah tindakan mengabaikan proses hukum yang sedang berjalan.
Dalam unggahan tersebut, Ruben menunjukkan bukti berupa tangkapan layar percakapan yang mengindikasikan adanya jadwal syuting pada hari yang sama dengan mediasi. “Saya sudah menghadiri mediasi pada 6 Agustus 2026, namun saat itu mediator tidak hadir, sehingga mediasi tidak dapat dilaksanakan,” jelasnya.
Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, juga menegaskan bahwa surat resmi telah dikirimkan kepada pengadilan untuk menjelaskan ketidakhadiran Ruben. Ia menyatakan hal ini dilakukan agar proses hukum tetap berjalan sesuai dengan ketentuan dan tidak dianggap sebagai upaya untuk mengulur waktu.
Sementara itu, Sarwendah yang hadir tepat waktu dalam sidang tersebut menunjukkan keseriusannya dalam menyelesaikan masalah hak asuh anak. Ia berharap mediasi dapat berjalan dengan lancar demi kepentingan anak-anak mereka. “Saya fokus pada proses hukum, bukan pada perasaan,” ungkap Sarwendah.
Mediasi ini adalah bagian dari proses hukum yang lebih besar terkait hak asuh anak, dan kedua belah pihak diharapkan dapat mencapai kesepakatan yang terbaik untuk anak-anak mereka. Ruben, yang sebelumnya telah berkomitmen untuk berpartisipasi dalam proses hukum, berharap agar jadwal di masa depan dapat disesuaikan agar bisa hadir secara langsung dalam mediasi.
Dalam konteks ini, Sarwendah tetap optimis dan berharap bahwa setiap langkah yang diambil adalah demi kebahagiaan anak-anak mereka. “Saya akan terus berjuang demi kebahagiaan anak, apapun yang terjadi,” tegasnya.
Dengan proses mediasi yang tertunda, publik menantikan kelanjutan kasus ini dan bagaimana kedua orang tua tersebut akan menyelesaikan permasalahan hak asuh yang penting ini. Hadir di sidang perdana gugatan hak asuh Ruben Onsu, Sarwendah: Demi kebahagiaan anak [titlebase] tetap menjadi fokus utama dalam perjalanan hukum mereka.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
