Sorot Jogja – Unnes Universitas Semarang (Unesa) nonaktifkan 6 mahasiswa yang terlibat dalam chat tak etis tentang 26 mahasiswi dan dosen. Keputusan ini diambil setelah adanya laporan dari para mahasiswi yang merasa terganggu oleh perilaku yang tidak etis dari beberapa mahasiswa. Chat tersebut berisi kalimat-kalimat yang tidak senonoh dan merayu puluhan mahasiswi. Mahasiswa-mahasiswa tersebut diduga telah menyebar video berkonten pornografi dan melakukan pelecehan seksual secara berulang kali. Mereka juga dituduh telah menyebarluaskan bukti pelecehan seksual berbasis verbal di media sosial. Kejadian ini terungkap setelah banyak orang yang mengaku korbannya buka suara. Mahasiswa-mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa S1 Unesa dari berbagai jurusan, termasuk akuntansi dan ekonomi. Mereka telah diberitahukan tentang keputusan nonaktifkan dan diharapkan dapat memahami pentingnya perilaku yang etis di dalam komunitas akademik. Unesa akan terus mengawasi dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan mahasiswanya.
Unnes Universitas Semarang telah mengambil tindakan serius terhadap kasus pelecehan seksual di kampusnya. Setelah adanya laporan dari para mahasiswi, Unesa telah melakukan investigasi dan menemukan bukti-bukti yang cukup untuk nonaktifkan 6 mahasiswa. Keputusan ini diambil berdasarkan atas rekomendasi dari Satgas PPK dan dikabulkan lewat Keputusan Rektor Nomor 3572/UN5.1.R/SK/KM.00.07/2026 tanggal 30 Juli 2026. Unesa juga telah mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pelecehan seksual di kampusnya, termasuk pelatihan dan kampanye kesadaran.
Unesa juga telah mengungkapkan beberapa hal-hal yang memberatkan hukuman bagi mahasiswa-mahasiswa yang terlibat dalam kasus pelecehan seksual. Mereka telah melakukan pelecehan seksual secara berulang kali dan telah menyebar video berkonten pornografi. Mereka juga telah menyebarluaskan bukti pelecehan seksual berbasis verbal di media sosial. Kejadian ini terungkap setelah banyak orang yang mengaku korbannya buka suara.
Unesa akan terus mengawasi dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan mahasiswanya. Mereka juga akan terus meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pelecehan seksual di kampusnya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
