Sorot Jogja – Sempat viral hina penjual es, kini Gus Miftah disebut dalam korupsi proyek kereta yang seret Sudewo. Pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman, yang lebih dikenal sebagai Gus Miftah, telah menjadi sorotan publik setelah namanya disebut dalam persidangan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalur ganda kereta api Solo-Semarang Segmen I. Dalam sidang yang berlangsung pada Senin (13/7/2026) di Pengadilan Tipikor Semarang, jaksa menyebutkan adanya aliran dana sebesar Rp 100 juta yang diduga diterima Gus Miftah dari Dheky Martin, mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut.

Gus Miftah mengaku terkejut setelah mengetahui namanya terseret dalam kasus ini. Ia menegaskan bahwa ia tidak mengenal Dheky Martin dan tidak ingat pernah menerima uang dari dirinya. Miftah menyampaikan, “Saya baru tahu nama saya disebut di sidang ketika membaca berita di media sosial. Saya kaget, karena dituduh menerima aliran dana terpidana korupsi sebesar Rp 100 juta,” ujarnya saat memberikan ceramah di acara pengajian yang diunggah di kanal YouTube-nya.

Baca juga:

Dalam pernyataannya, Gus Miftah juga mengungkapkan bahwa jika terbukti ia pernah menerima uang tersebut, ia siap mengembalikannya. “Seandainya saya lupa pernah bertemu dan menerima uang dari Dheky Martin, maka saya akan mengembalikan Rp 100 juta tersebut,” tegasnya. Meskipun begitu, ia tetap menegaskan bahwa sepanjang ingatannya, dirinya tidak mengenal Dheky Martin maupun menerima pemberian apapun darinya.

Reaksi Gus Miftah terhadap tuduhan tersebut menunjukkan ketidakpastian mengenai hubungan antara dirinya dan Dheky Martin. Ia menyebutkan kemungkinan bahwa mereka pernah bertemu dalam konteks dakwah, namun ia tidak dapat mengingatnya. “Kalau seandainya yang bersangkutan pernah bertemu saya atau pernah mengundang ngaji saya, atau mungkin pernah datang ke pondok, saya tidak ingat. Namun, jika saya benar-benar lupa, Rp 100 juta pun akan saya kembalikan,” ungkapnya.

Tuduhan ini muncul di tengah sorotan publik terhadap Gus Miftah, yang sebelumnya juga sempat viral karena pernyataannya yang dianggap menghina penjual es. Kini, dengan kasus korupsi yang menempel pada namanya, Gus Miftah menghadapi tantangan baru dalam kariernya sebagai pendakwah.

Baca juga:

Gus Miftah dikenal sebagai sosok yang aktif dalam kegiatan dakwah dan pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji. Meskipun namanya terseret dalam kasus ini, ia berkomitmen untuk menjaga integritas dan siap menghadapi segala konsekuensi dari tuduhan tersebut. Ia berharap agar seluruh proses hukum ini dapat berjalan dengan transparan dan fair.

Dengan perkembangan ini, publik tentu menunggu klarifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat Sudewo dan sejauh mana keterlibatan Gus Miftah dalam perkara ini. Sempat viral hina penjual es, kini Gus Miftah disebut dalam korupsi proyek kereta yang seret Sudewo, dan kasus ini menjadi perhatian banyak pihak, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berjanji akan mendalami lebih lanjut.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

Baca juga: