Sorot JogjaIlia Topuria, petarung yang sebelumnya tidak terkalahkan, runtuh ketika menghadapi Justin Gaethje di UFC 329. Topuria datang dengan rekor 17-0 dan mampu mengalahkan tiga orang juara secara berturut-turut, yaitu Alexander Volkanovski, Max Holloway, dan Charles Oliveira. Namun, dia tidak dapat mengalahkan Gaethje dan mengalami kerusakan parah pada bagian wajahnya.

Setelah kalah, Paddy Pimblett, petarung yang juga dikalahkan oleh Gaethje, menyebut Topuria terlalu pecundang dengan statusnya sebagai petarung tak terkalahkan. Pimblett bahkan menyebut Topuria sebagai petarung terbaik di dunia. Namun, rencana pertandingan antara Topuria dan Pimblett gagal karena keduanya sama-sama dikalahkan oleh Gaethje.

Baca juga:

Ilia Topuria harus menanggung konsekuensi dari kalahannya. Dia harus menjalani masa rehabilitasi dan tidak dapat bertanding selama delapan bulan. Topuria harus berusaha untuk kembali ke atas ring dan membuktikan bahwa dia masih merupakan petarung yang tangguh.

Jadi korban Justin Gaethje, Ilia Topuria disebut tak bakal sama lagi. Topuria harus berusaha untuk kembali ke atas ring dan membuktikan bahwa dia masih merupakan petarung yang tangguh.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

Baca juga: