Sorot Jogja – Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau sering dikenal sebagai Gus Yaqut, saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta. Keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membantarkan penahanan Yaqut Cholil Qoumas diumumkan pada Rabu, 24 Juni 2026, setelah tim dokter merekomendasikan perawatan intensif akibat masalah pada saluran pencernaannya.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa Yaqut Cholil Qoumas mengalami sakit parah yang mengharuskannya untuk dirawat di rumah sakit. “Berdasarkan informasi medis, yang bersangkutan mengalami sakit pada saluran pencernaan,” ujar Budi saat konferensi pers. Selama beberapa pekan terakhir, Yaqut memang mengeluhkan kesulitan buang air besar, nyeri di ulu hati, serta mual. Bahkan, dalam lima hari terakhir sebelum dibantarkan, ia juga mengalami demam dan meriang.

Baca juga:

Istri Yaqut, Eny Retno Yaqut, menjelaskan bahwa suaminya sudah beberapa kali mengeluh mengenai gangguan kesehatan tersebut. Ia menyatakan terima kasih kepada tim medis KPK yang telah bertindak cepat merujuk suaminya ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Eny berharap agar suaminya segera pulih dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan doa.

Pengacara Yaqut, Mellisa Anggraini, juga mengapresiasi langkah KPK yang memberikan pembantaran kepada kliennya berdasarkan pertimbangan medis dan kemanusiaan. Ia menekankan bahwa Yaqut Cholil Qoumas telah lama dalam pemantauan dan perawatan medis oleh dokter-dokter spesialis.

Baca juga:

KPK memastikan bahwa meskipun Yaqut tengah menjalani perawatan, mereka akan terus memantau perkembangan kondisi kesehatannya dan tidak akan melepaskan pengawasan. Budi Prasetyo menekankan bahwa pembantaran ini merupakan upaya untuk memenuhi hak-hak dasar Yaqut sebagai tersangka, sekaligus memastikan proses penyidikan tetap berjalan.

Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan Yaqut Cholil Qoumas akan kembali menjalani penahanan di Rutan KPK. Kembali ke rutan akan ditentukan berdasarkan perkembangan kesehatan Yaqut yang terus dipantau oleh tim medis. Dalam situasi yang penuh tantangan ini, banyak harapan yang ditumpukan kepada mantan Menag agar segera pulih dan dapat kembali menghadapi proses hukum yang sedang berjalan.

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.