Sorot JogjaPEMALANG, Joglo Jateng – Dalam situasi kekosongan jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif, DPRD Kabupaten Pemalang menyoroti urgensi agar Sekda baru dapat bergerak cepat. Hal ini menjadi penting mengingat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) daerah ini masih tertinggal. DPRD meminta agar Sekda baru tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga mampu memimpin percepatan pembangunan, khususnya dalam peningkatan IPM.

Anggota DPRD Pemalang, Noor Rosyadi, menekankan bahwa pengisian jabatan Sekda definitif harus dijadikan sebagai momentum untuk memperbaiki beberapa indikator pembangunan yang kini masih dalam posisi rendah. Ia menekankan bahwa IPM Pemalang selama hampir satu dekade terakhir selalu berada di kelompok bawah di Jawa Tengah. Salah satu masalah utama yang harus diperhatikan adalah rata-rata lama sekolah masyarakat yang masih sekitar 6,5 tahun.

Baca juga:

“Kondisi ini menjadi alarm keras. Sekda sebagai motor penggerak birokrasi harus mampu melakukan langkah luar biasa untuk mendongkrak kualitas pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat,” ungkap Noor Rosyadi baru-baru ini.

Politisi yang berasal dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menilai jabatan Sekda sangat strategis dalam mengoordinasikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal ini penting agar program-program yang menyentuh sektor pendidikan dan kesehatan dapat berjalan lebih terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Noor Rosyadi juga menegaskan bahwa Sekda definitif yang baru harus memiliki inisiatif dan kreativitas. Ia harus mampu menerjemahkan target pembangunan daerah menjadi program yang terukur dan dijalankan secara efektif. “Masyarakat tidak butuh rutinitas, tetapi perubahan nyata. Penetapan Sekda definitif ini harus menjadi titik balik bagi Pemalang untuk keluar dari ketertinggalan dan menjadi daerah yang lebih kompetitif,” tegasnya.

Ia berharap proses pengisian jabatan Sekda dapat dilakukan dalam waktu dekat. Kekosongan jabatan ini, menurutnya, berpotensi menghambat pelaksanaan program-program strategis yang telah direncanakan. “Kami ingin agar Sekda baru dapat segera menggerakkan birokrasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” tambahnya.

Dalam konteks ini, penting bagi masyarakat untuk memberikan dukungan terhadap langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah daerah. Dengan adanya Sekda baru yang proaktif, diharapkan Pemalang dapat meningkatkan IPM dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. DPRD menginginkan agar perubahan yang diminta tidak hanya sekadar wacana, tetapi dapat diwujudkan dalam tindakan nyata.

Baca juga:

Dengan tantangan yang ada, Pemalang perlu segera menemukan pemimpin yang tidak hanya mampu menjalankan birokrasi, tetapi juga memiliki visi dan misi yang jelas untuk memajukan daerah. Pemenuhan kebutuhan masyarakat dan peningkatan kualitas pendidikan serta kesehatan harus menjadi prioritas utama yang harus diambil oleh Sekda baru. Harapan masyarakat adalah agar Pemalang tidak lagi terjebak dalam ketertinggalan, tetapi mampu bersaing dengan daerah lain di Jawa Tengah.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.