Sorot Jogja – Ingat Sultan Rifat mahasiswa UB yang terjerat kabel optik hingga sulit bicara? Kini S2 di Australia, Sultan Rifat Alfatih, mahasiswa Universitas Brawijaya Malang, korban jeratan kabel optik di Jakarta kini menempuh studi Magister di Australia. Sultan Rifat Alfatih, yang masih berusia 23 tahun, berhasil meraih beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk melanjutkan pendidikannya di Australian National University (ANU), Canberra, Australia.
Sultan Rifat mengalami patah tulang tenggorokan akibat kabel menjuntai yang menjerat lehernya, di Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, pada 5 Januari 2023 lalu. Kondisi tersebut membuatnya kesulitan berbicara karena pita suaranya terganggu. Namun, setelah menjalani serangkaian operasi dan cuti kuliah selama dua semester, Sultan Rifat kini berhasil meraih cita-citanya untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri.
Ingat Sultan Rifat mahasiswa UB yang terjerat kabel optik hingga sulit bicara? Kini S2 di Australia, perjuangan Sultan Rifat untuk meraih itu tidaklah mudah. Dia harus menjalani proses penyembuhan yang panjang dan melelahkan. Namun, dengan semangat dan ketekunan, Sultan Rifat berhasil mengatasi semua tantangan dan kini menjadi contoh bagi banyak orang.
Ingat Sultan Rifat mahasiswa UB yang terjerat kabel optik hingga sulit bicara? Kini S2 di Australia, Sultan Rifat Alfatih membuktikan bahwa dengan kerja keras dan pantang menyerah, seseorang dapat mencapai cita-citanya. Kini, Sultan Rifat sedang menempuh studi Magister Kebijakan Publik di Australian National University (ANU), Canberra, Australia, dan berharap dapat menggunakan ilmu yang diperoleh untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Ingat Sultan Rifat mahasiswa UB yang terjerat kabel optik hingga sulit bicara? Kini S2 di Australia, Sultan Rifat juga mengingatkan kita bahwa kesulitan dan tantangan adalah bagian dari kehidupan. Namun, dengan semangat dan ketekunan, kita dapat mengatasi semua itu dan mencapai kesuksesan.
Ingat Sultan Rifat mahasiswa UB yang terjerat kabel optik hingga sulit bicara? Kini S2 di Australia, kisah Sultan Rifat Alfatih membuktikan bahwa tidak ada yang mustahil jika kita memiliki keinginan yang kuat dan tekad yang bulat. Kini, Sultan Rifat sedang menempuh studi di luar negeri dan berharap dapat menggunakan ilmu yang diperoleh untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
