Sorot Jogja – Persoalan rumah yang terletak di Cilandak, Jakarta Selatan, yang pernah ditempati oleh Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi sorotan publik. Ruben Onsu beri klarifikasi soal rumah di Cilandak, rela pinjam Rp10 M di bank untuk renovasi, setelah kuasa hukumnya, Minola Sebayang, mengungkapkan rincian biaya renovasi yang mencapai Rp11,3 miliar. Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan berbagai informasi yang berkembang, terutama setelah berita perceraian keduanya mencuat.

Minola menjelaskan bahwa semua dana untuk renovasi rumah tersebut dikeluarkan langsung oleh Ruben Onsu melalui 47 kali transaksi transfer yang terdokumentasi. “Biaya renovasi senilai Rp11,3 miliar ini sepenuhnya dibayar oleh Ruben, dan rumah tersebut tercatat atas namanya,” ungkap Minola dalam wawancara yang ditayangkan oleh kanal YouTube Intens Investigasi.

Baca juga:

Salah satu pengeluaran terbesar dalam renovasi ini adalah pemasangan lift senilai Rp504 juta dan instalasi AC yang total menelan biaya Rp400 juta. “Lift dan AC itu adalah biaya yang dibayar Ruben, bukan dari dana Sarwendah,” tegas Minola. Selain itu, Ruben juga mengeluarkan sekitar Rp3 miliar untuk pengadaan furnitur rumah tersebut. Semua pembayaran tersebut dilakukan Ruben secara bertahap hingga lunas.

Minola juga menambahkan bahwa untuk merealisasikan renovasi tersebut, Ruben Onsu terpaksa mengambil pinjaman dari bank sebesar Rp10,1 miliar. “Pinjaman ini diambil untuk biaya kontraktor dan renovasi, meskipun kontraktornya adalah keluarga Sarwendah, yang membayar tetap Ruben,” jelasnya. Dengan pinjaman ini, Ruben berharap dapat memenuhi keinginan Sarwendah untuk merenovasi rumah mereka.

Namun, di tengah klarifikasi ini, Sarwendah mengatakan bahwa dia tidak mengetahui tentang persoalan kredit rumah tersebut. Minola menanggapi pernyataan Sarwendah dengan tegas, menyatakan bahwa secara hukum, pernyataan tersebut tidak masuk akal. Kredit yang diambil untuk rumah tersebut dilakukan saat mereka masih berstatus sebagai suami istri, sehingga harus ada persetujuan dari kedua belah pihak.

“Kalau Sarwendah bilang tidak tahu, itu tidak benar. Mekanisme kredit mensyaratkan bahwa suami dan istri harus menandatangani dokumen, jadi pasti Sarwendah mengetahui adanya kredit ini,” tegas Minola.

Baca juga:

Perseteruan mengenai rumah ini semakin memanas ketika pihak Sarwendah mengklaim bahwa rumah tersebut dibeli dan direnovasi menggunakan dana pribadinya. Namun, klaim ini dibantah oleh Ruben melalui kuasa hukumnya, yang menunjukkan bukti-bukti transfer untuk membuktikan bahwa semua biaya konstruksi dan furnitur dikeluarkan oleh Ruben.

Di tengah konflik ini, mantan manajer Sarwendah, Nanda Persada, juga memberikan komentarnya. Ia menekankan pentingnya keterbukaan dalam memberikan keterangan, dan menyarankan agar pihak-pihak yang memberikan informasi tidak akurat harus siap menghadapi konsekuensi. Nanda mengingatkan bahwa sikap yang baik dan kebenaran dalam pernyataan sangat penting, terutama bagi figur publik.

Masalah rumah ini tidak hanya menjadi sorotan karena biaya renovasi yang fantastis, tetapi juga menyiratkan ketegangan yang terjadi di antara Ruben Onsu dan Sarwendah. Dengan segala klarifikasi yang diberikan, termasuk Ruben Onsu beri klarifikasi soal rumah di Cilandak, rela pinjam Rp10 M di bank untuk renovasi, diharapkan publik dapat memahami fakta-fakta yang ada dan tidak terjebak dalam rumor yang beredar.

Seiring waktu, diharapkan kedua belah pihak dapat menyelesaikan persoalan ini secara baik dan menemukan jalan tengah demi kepentingan anak-anak mereka.

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.