Sorot JogjaHarga minyak terus turun, Morgan Stanley ingatkan risiko kelebihan pasokan. Konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran memanas di Selat Hormuz, menyebabkan harga minyak mentah Brent dan WTI melonjak. Blokade laut oleh AS di Selat Hormuz memicu kekhawatiran global terhadap keberlangsungan pasokan energi internasional. Serangan rudal terhadap kapal tanker di Selat Hormuz meningkatkan risiko ketidakpastian pasokan minyak di pasar global.

Presiden AS, Donald Trump, menyatakan telah mengaktifkan kembali blokade terhadap pelayaran Iran. Trump juga menegaskan bahwa AS harus mendapatkan kompensasi atas biaya perlindungan yang diberikan kepada negara-negara sekutu di kawasan Selat Hormuz. Analis pasar dari KCM Trade, Tim Waterer, menilai eskalasi terbaru ini memberikan risiko baru ke pasar minyak dunia.

Baca juga:

Saat ini, harga minyak berada di level tertinggi sejak kedua negara menandatangani nota kesepahaman (MoU) damai pada 17 Juni lalu. Ketegangan meningkat setelah Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab (UEA) melaporkan dua kapal tanker mereka dihantam rudal jelajah Iran di Selat Hormuz wilayah perairan Oman pada Senin (13/7/2026). Insiden tersebut menewaskan satu kru berkewarganegaraan India dan melukai delapan lainnya.

Harga minyak mentah berjangka Brent naik 1,68 dolar AS menjadi 84,98 dolar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 1,65 dolar AS (2,1 persen) ke posisi 79,79 dolar AS per barel. Kenaikan ini melanjutkan tren positif setelah pada sesi sebelumnya Brent melonjak hingga 9,6 persen, yang merupakan kenaikan harian terbesar sejak Mei 2020.

Baca juga:

Langkah ini juga menimbulkan kekhawatiran tentang kelebihan pasokan minyak. Morgan Stanley mengingatkan bahwa risiko kelebihan pasokan masih ada, terutama jika konflik di Selat Hormuz tidak segera diselesaikan.

Kesimpulan, harga minyak terus turun, tetapi risiko kelebihan pasokan masih terasa. Konflik di Selat Hormuz harus diselesaikan agar kestabilan pasar minyak dapat dipulihkan.

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.