Sorot Jogja – Minyak Rusia dikabarkan sudah tiba di RI, pemerintah: Kami cek dulu [titlebase]. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengumumkan bahwa tahap kedua impor minyak mentah asal Rusia telah resmi dimulai. Dalam pernyataannya di Jakarta pada Rabu (5/8/2026), Bahlil menjelaskan bahwa pemerintah Indonesia sedang mempersiapkan kontrak jangka panjang untuk memastikan pasokan energi nasional yang berkelanjutan.

“Tahap pertama sudah tiba. Tahap kedua sedang berjalan, dan kami akan membuat kontrak jangka panjang,” jelas Bahlil. Ia menegaskan bahwa pengadaan minyak mentah ini dilakukan langsung oleh negara, bukan oleh PT Pertamina, melalui mekanisme antarpemerintah atau government to government (G2G).

Baca juga:

Pemerintah Indonesia bertujuan untuk menjaga kedaulatan energi serta memastikan tidak ada intervensi dari negara lain dalam pengadaan. Bahlil menekankan, “Negara tidak boleh diintervensi oleh negara lain. Ini negara kita, dan kita menganut asas politik luar negeri bebas aktif. Kita tidak mendikte negara lain, dan negara lain juga tidak boleh mendikte kita.”

Sebelumnya, pada tahap pertama, Indonesia telah menerima pengiriman hampir 770 ribu barel minyak mentah jenis Kozmino dari Rusia, yang tiba di Pelabuhan Balikpapan pada 29 Juni 2026. Nilai muatan tersebut diperkirakan mencapai sekitar US$75 juta. Proses pengiriman ini merupakan langkah awal setelah kedua negara sepakat untuk menjalin kerjasama impor pada bulan April lalu.

Dengan adanya pengiriman ini, Bahlil menegaskan bahwa distribusi minyak mentah yang telah tiba di Indonesia akan dikelola oleh pemerintah untuk kepentingan rakyat dan negara. Menurutnya, setelah minyak mentah diimpor, pemerintah akan menentukan ke mana minyak tersebut disalurkan, dengan fokus utama pada ketahanan energi nasional.

Baca juga:

Sementara itu, dalam konteks kebijakan energi, Indonesia berupaya untuk memperkuat stok cadangan bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Bahlil menegaskan bahwa selama proses impor tidak melanggar aturan internasional, dari mana pun minyak itu berasal, Indonesia akan tetap mengimpornya. “Kita harus menjaga independensi negara sebagai bagian dari pengabdian kepada Ibu Pertiwi,” tambahnya.

Minyak Rusia dikabarkan sudah tiba di RI, pemerintah: Kami cek dulu [titlebase]. Ini menjadi langkah strategis bagi Indonesia untuk memenuhi kebutuhan energi di dalam negeri di tengah tantangan global yang kian kompleks akibat konflik yang melibatkan Rusia.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

Baca juga: