Sorot Jogja – Jakarta – Partai Hanura kini memasuki fase baru dalam persiapannya menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Di bawah kepemimpinan Rio Capella sebagai Ketua Tim Task Force (Satgas) DPP Hanura, partai ini mulai bergerak keliling Indonesia untuk memperkuat struktur partai. Langkah ini diharapkan dapat mengubah nasib Hanura setelah kegagalan pada Pemilu 2024 yang lalu.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Karawaci, Tangerang pada 8 Agustus 2026, Rio Capella mengajak seluruh kader untuk tidak terjebak dalam kesalahan masa lalu. “Kalau kemarin kita gagal, tidak usah kita melihat ke belakang. Hanura harus melihat forward, ke depan!” tegasnya. Dengan semangat baru, Hanura berupaya untuk merumuskan langkah konkret menjelang Pemilu 2029.
Rio Capella menekankan bahwa kemenangan tidak hanya ditentukan oleh materi atau frekuensi rapat, melainkan oleh kerja keras setiap kader. “Partai ini bisa kembali bangkit jika kader bekerja dengan niat tulus dan rakyat kembali percaya,” ungkapnya. Dalam upaya ini, Hanura berencana untuk mengembangkan struktur hingga tingkat desa dengan target minimal sepuluh kader aktif di setiap desa.
Setelah memulai dari Provinsi Banten, Rio Capella dan tim Satgas akan melanjutkan safari ke daerah-daerah strategis lainnya seperti Sumatera Utara, Kepulauan Riau, dan Sumatera Selatan. Konsolidasi ini bertujuan untuk membangun optimisme kader dan memperkuat struktur organisasi, serta memastikan bahwa semua pengurus daerah bergerak sesuai instruksi DPP.
Hanura juga menyatakan kesiapan untuk menghadapi perubahan ambang batas parlemen yang saat ini sedang dibahas oleh DPR dan pemerintah. Rio menegaskan bahwa Hanura akan siap menghadapi berapa pun angka ambang batas yang diputuskan. “Tentu Hanura akan patuh kepada putusan Mahkamah Konstitusi dan itu silakan diputuskan oleh pemerintah dan DPR,” ujarnya.
Dalam konteks ini, Rio Capella juga menyampaikan bahwa pengurus daerah yang tidak tanggap terhadap instruksi DPP akan dipertimbangkan untuk diganti. “Ketika ada satu dua orang yang mengganjal proses ini maka satu dua orang itu akan kita geser dulu mundur kita ganti kepada orang yang memahami tentang perjuangan Hanura ke depan,” tegasnya.
Penguatan struktur partai hingga tingkat ranting menjadi sangat krusial untuk mencapai target perolehan suara yang lebih besar di Pemilu 2029. Dengan lebih dari 80.000 ranting di seluruh Indonesia, Hanura optimis dapat melampaui ambang batas parlemen sebesar 4 persen jika setiap ranting dikelola dengan baik.
Rio Capella pimpin Satgas Hanura, mulai bergerak keliling Indonesia untuk perkuat struktur partai. Langkah-langkah strategis ini diharapkan dapat mengubah wajah Hanura dan meningkatkan kepercayaan masyarakat menjelang kontestasi politik yang akan datang. Dengan semangat baru dan struktur yang lebih solid, Hanura bertekad untuk meraih kesuksesan yang lebih besar di Pemilu 2029.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
