Sorot Jogja – PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mengumumkan langkah signifikan dalam Diversifikasi bisnis, Darma Henwa (DEWA) dirikan tiga anak usaha baru [titlebase] untuk memperluas portofolio usahanya. Perusahaan yang tergabung dalam Grup Bakrie ini telah resmi membentuk tiga anak perusahaan baru yang akan beroperasi di sektor kelistrikan, infrastruktur, dan hospitality.

Langkah ini diambil untuk menciptakan sumber pendapatan baru dan memperluas peluang mendapatkan proyek di luar bisnis inti yang selama ini dijalankan, yaitu jasa kontraktor pertambangan. Dengan mendirikan PT DH Listrik, PT DH Infrastruktur, dan PT DH Arunika Hospitality, DEWA menunjukkan komitmennya untuk bertumbuh dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar yang terus berubah.

Baca juga:

Direktur dan Corporate Secretary DEWA, Mukson Arif Rosyidi, menjelaskan bahwa pembentukan ketiga entitas ini adalah bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mengembangkan investasi dan memperluas portofolio usaha. “Kami berharap langkah ini dapat menciptakan sumber pendapatan baru serta memperbesar peluang untuk memperoleh proyek-proyek baru di masa mendatang,” ujar Mukson dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).

Secara spesifik, PT DH Listrik akan fokus pada kegiatan usaha di bidang pembangkitan tenaga listrik dan penyediaan energi. Dengan struktur kepemilikan yang terdiri dari PT DH Investindo sebesar 99,9% dan PT Cipta Multi Prima sebesar 0,1%, lembaga ini diharapkan dapat berkontribusi signifikan terhadap sektor kelistrikan di Indonesia.

Sementara itu, PT DH Infrastruktur akan beroperasi di bidang pelayanan kepelabuhanan, pergudangan, serta angkutan laut dalam negeri. Dengan demikian, DEWA tidak hanya memperkuat posisinya di sektor pertambangan tetapi juga di logistik dan transportasi, yang merupakan sektor penting dalam mendukung perekonomian nasional.

Baca juga:

Adapun PT DH Arunika Hospitality akan mengembangkan bisnis di sektor pariwisata dan perhotelan, yang mencakup jasa manajemen akomodasi, operasional hotel, serta penyediaan makanan. Dengan demikian, DEWA merambah ke industri yang memiliki prospek cerah seiring dengan pertumbuhan sektor pariwisata di Indonesia.

Hingga kuartal I-2026, DEWA mencatat total aset sebesar Rp15,95 triliun dan ekuitas sebesar Rp7,89 triliun. Meskipun pendapatan mengalami penurunan 2,21% menjadi Rp1,55 triliun, laba bersih perusahaan meningkat 34,59% menjadi Rp92,72 miliar. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada tantangan, DEWA tetap mampu mencatatkan kinerja yang positif.

Dengan langkah Diversifikasi bisnis, Darma Henwa (DEWA) dirikan tiga anak usaha baru [titlebase], perusahaan ini berkomitmen untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan berbagai dinamika pasar. Diversifikasi yang dilakukan diharapkan dapat meningkatkan daya saing perusahaan dan membuka lebih banyak peluang investasi di masa depan.

Baca juga:

Dengan fondasi yang kuat dan diversifikasi usaha yang luas, DEWA siap menghadapi tantangan dan meraih peluang yang ada di pasar. Melalui entitas baru ini, DEWA tidak hanya memperkuat posisi bisnisnya tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.