Sorot Jogja – Konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran semakin memanas, dengan harga minyak dunia merangkak naik pada perdagangan Jumat (17/7/2026). Sekaligus Menkeu AS klaim Iran belum bisa jual minyak ke pembeli selain Tiongkok. Hal ini disebabkan oleh eskalasi serangan militer antara kedua negara tersebut, yang mengganggu aliran minyak di Selat Hormuz.

Menurut sumber, AS meluncurkan dua gelombang serangan udara besar pada Rabu (15/7), pertama kalinya sejak kesepakatan gencatan senjata sementara bulan lalu, yang menyasar wilayah pantai selatan Iran. Serangan ini berlanjut hingga Kamis (16/7) dan membalas dengan meluncurkan rudal dan drone ke pangkalan militer AS di negara-negara tetangga, termasuk serangan ke pangkalan udara di Yordania.

Baca juga:

Hal ini membuat harga minyak dunia meningkat signifikan, dengan harga Brent naik 1,05 dolar AS atau sekitar 1,25 persen menjadi 85,28 dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 1,03 dolar AS atau 1,3 persen ke posisi 79,98 dolar AS per barel.

Menkeu AS klaim Iran belum bisa jual minyak ke pembeli selain Tiongkok karena embargo ekonomi yang diberlakukan oleh AS sejak 1979. Embargo ini membuat Teheran tidak bisa mengimpor barang apa pun dari luar negeri, termasuk senjata untuk keperluan militer.

Iran rupanya juga masih kerap mengimpor senjata dari luar negeri, terutama dari Rusia, karena produksi senjata dalam negeri terkadang tidak bisa mencukupi kebutuhan. Apalagi, sejak berperang dengan AS dan Israel pada 28 Februari lalu, Iran sudah menghabiskan banyak persediaan senjatanya.

Baca juga:

Kekhawatiran pasar semakin diperparah oleh laporan bahwa kepemimpinan Iran telah menginstruksikan sekutu Houthi mereka untuk bersiap menutup rute minyak Laut Merah (Bab el-Mandeb) jika AS mulai menyerang infrastruktur energi Iran.

Analisis dari IG menilai, secara teknikal harga WTI berpotensi menguji level pertengahan 80-an dolar AS per barel selama mampu bertahan di atas level dukungan psikologis di kisaran pertengahan 70-an dolar AS.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

Baca juga: