Sorot Jogja – Kejagung periksa 4 saksi-geledah beberapa lokasi terkait TPPU Febrie Adriansyah [titlebase]. Dalam upaya menangani dugaan tindak pidana korupsi transfer pricing oleh PT TPL Tbk, Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan dua tersangka. Tersangka tersebut memiliki inisial BP dan SR. Penyidik telah memeriksa 111 saksi dan melakukan penggeledahan di sejumlah tempat dalam perkara tersebut. Dari penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen dan barang elektronik.
Kejagung periksa 4 saksi-geledah beberapa lokasi terkait TPPU Febrie Adriansyah [titlebase]. Selain itu, Kejagung juga menemukan temuan ratusan pucuk senjata dan amunisi di lingkungan pendidikan itu. Tim gabungan yang terdiri atas Inafis, Puslabfor, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyisir tiga ruangan utama. Ketiganya meliputi ruangan eks Ketua Pengurus Yayasan, ruangan Sekretaris, dan ruangan Sarana Prasarana Yayasan.
Kejagung periksa 4 saksi-geledah beberapa lokasi terkait TPPU Febrie Adriansyah [titlebase]. Hasil temuannya meliputi airsoft gun, amunisi, magasin, hingga suku cadang senjata seperti sasaran tembak dan gagang senjata. Pemeriksaan yang berlangsung sejak pukul 14.30 hingga 19.00 WIB tersebut melibatkan dua tim Puslabfor Bareskrim Polri. Petugas menerjunkan tim ahli untuk menguji sampel DNA sekaligus mengecek keberadaan material berbahaya lainnya.
Kejagung periksa 4 saksi-geledah beberapa lokasi terkait TPPU Febrie Adriansyah [titlebase]. Dari hasil penggeledahan itu, Puslabfor Polri menemukan 30 item barang bukti. Item-item tersebut berkaitan dengan senjata, senjata angin, amunisi, beserta sparepart-nya. Dalam giat tersebut, tim gabungan yang terdiri atas Inafis, Puslabfor, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyisir tiga ruangan utama.
Kejagung periksa 4 saksi-geledah beberapa lokasi terkait TPPU Febrie Adriansyah [titlebase]. Sekolah swasta tersebut berlakukan PJJ sepekan sebagai imbas temuan 995 pucuk senjata. Pemeriksaan yang berlangsung sejak pukul 14.30 hingga 19.00 WIB tersebut melibatkan dua tim Puslabfor Bareskrim Polri. Petugas menerjunkan tim ahli untuk menguji sampel DNA sekaligus mengecek keberadaan material berbahaya lainnya.
Kejagung periksa 4 saksi-geledah beberapa lokasi terkait TPPU Febrie Adriansyah [titlebase]. Dari hasil penggeledahan itu, Puslabfor Polri menemukan 30 item barang bukti. Item-item tersebut berkaitan dengan senjata, senjata angin, amunisi, beserta sparepart-nya. Dalam giat tersebut, tim gabungan yang terdiri atas Inafis, Puslabfor, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyisir tiga ruangan utama.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
