Sorot Jogja – Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap pembangunan Bandara Bali Utara. Proyek strategis ini menciptakan harapan baru bagi pemerataan ekonomi di Bali, terutama antara wilayah utara dan selatan. Setelah mendapat dukungan dari para raja Bali, Presiden Prabowo fokus tindak lanjuti pembangunan Bandara Bali Utara dengan arahan langsung kepada tim terkait.
Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, mengungkapkan bahwa Presiden telah memerintahkan agar proyek ini segera dilanjutkan. Arahan tersebut mengikuti pertemuan antara Presiden dengan penglingsir puri yang menyatakan dukungannya. Dalam pertemuan di Puri Ageng Buahbatuh, Gianyar, Bali, Dudung menyampaikan bahwa Presiden merasa perlu untuk menindaklanjuti rencana pembangunan yang telah lama tertunda.
“Setelah bertemu dengan para raja, Presiden langsung menghubungi Kepala Bappisus, Aries Marsudiyanto, untuk segera memulai langkah-langkah konkret,” jelas Dudung. Rapat koordinasi dijadwalkan berlangsung di Jakarta, melibatkan Gubernur Bali Wayan Koster, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, dan Kepala Bappisus. Rapat ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan yang jelas mengenai lokasi dan desain pembangunan bandara yang selama ini menjadi perdebatan.
Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Bali juga menyoroti ketidakjelasan lokasi proyek Bandara Bali Utara. Ketua MTI Bali, I Made Rai Ridartha, mengungkapkan bahwa tarik ulur antara pemerintah pusat dan daerah perlu segera diselesaikan. “Lokasi pembangunan bandara akan sangat mempengaruhi infrastruktur akses dari selatan menuju utara, dan hingga saat ini belum ada kepastian mengenai lokasi yang tepat,” ungkapnya.
Pembangunan Bandara Bali Utara merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 dan telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 12/2025. Proyek ini diharapkan menjadi katalis untuk pemerataan pembangunan yang selama ini lebih terpusat di Bali Selatan. Dengan adanya bandara baru ini, diharapkan akan ada peningkatan aksesibilitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah utara Bali.
Presiden Prabowo fokus tindak lanjuti pembangunan Bandara Bali Utara sebagai langkah strategis untuk memajukan infrastruktur di Bali. Ini menjadi sinyal positif bagi masyarakat yang menantikan peningkatan konektivitas dan peluang ekonomi yang lebih baik. Selain itu, proyek ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan sektor pariwisata yang merupakan salah satu andalan ekonomi Bali.
Seiring dengan rencana ini, penting bagi semua pemangku kepentingan untuk bersinergi dan memastikan bahwa proyek ini berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun. Diharapkan, adanya bandara baru akan menciptakan lapangan kerja baru dan mempercepat pertumbuhan sektor-sektor lain di Bali, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
