Sorot Jogja – Warga di Depok diteror tetangga sejak 2017, rumah sempat ditempel tulisan hinaan. Kasus teror yang dialami oleh keluarga Azis Suraji di Pancoran Mas, Kota Depok, semakin memanas. Penyidikan polisi mengungkapkan bahwa dugaan teror ini telah berlangsung lama dan melibatkan berbagai tindakan intimidasi yang meresahkan. Teror ini menjadi viral setelah rekaman CCTV yang menunjukkan aksi teror tersebut beredar di media sosial.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Made Gede Oka Utama, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah memeriksa sembilan saksi yang berkaitan dengan kasus ini. Saksi-saksi tersebut terdiri dari anggota RT, RW, serta keluarga korban dan terlapor. Oka menyebutkan, penyidikan masih berlanjut dan akan dilakukan gelar perkara dalam waktu dekat untuk menentukan langkah selanjutnya.

Baca juga:

Polres Metro Depok telah menaikkan status kasus ini ke tahap penyidikan pada 22 Juli 2026 setelah menerima laporan mengenai perusakan dan teror. Terlapor, yang berinisial FA, telah menjalani pemeriksaan dan dijadwalkan untuk pemeriksaan psikologi di Rumah Sakit Kramat Jati. Hal ini dilakukan untuk menilai kondisi kejiwaannya mengingat orang tuanya menyebutkan bahwa FA sering meluapkan emosi secara berlebihan.

“Penyidik akan mengajukan permohonan pemeriksaan psikologi terhadap FA. Kami menemukan adanya perilaku emosional yang mungkin mempengaruhi tindakannya,” ujar AKP Hendra Kurniawan, Kasi Humas Polres Metro Depok. Ia juga menjelaskan bahwa kasus ini tidak hanya melibatkan dugaan pengrusakan, tetapi juga pasal perbuatan tidak menyenangkan.

Informasi yang diperoleh menunjukkan bahwa teror ini bukanlah hal baru bagi keluarga Azis Suraji. Sejak 2017, mereka telah mengalami berbagai bentuk intimidasi, termasuk tindakan yang sangat merugikan secara psikologis dan fisik. Dalam beberapa kesempatan, rumah mereka bahkan sempat ditempel tulisan hinaan, yang semakin menambah beban psikologis bagi keluarga tersebut.

Baca juga:

Di tengah penyidikan ini, pihak kepolisian berusaha untuk mencari tahu akar permasalahan yang memicu teror tersebut. Menurut informasi yang beredar, masalah sepele menjadi pemicu dari konflik yang berkepanjangan ini. Keluarga Azis Suraji berharap agar kasus ini bisa segera diselesaikan dan mereka dapat hidup dengan tenang tanpa ancaman dari tetangga mereka.

Situasi ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga hubungan baik antar tetangga dan menyelesaikan permasalahan dengan cara yang baik. Teror terhadap warga di Depok ini menunjukkan bahwa konflik sosial yang tidak diselesaikan dengan baik dapat berujung pada tindakan yang merugikan banyak pihak.

Polisi berjanji akan menangani kasus ini dengan serius dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melaporkan tindakan teror atau intimidasi yang mereka alami agar penegakan hukum dapat berjalan efektif.

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.