Sorot Jogja – Isu Benny Jannah simpanan Febrie Adriansyah, Hotman Paris tegaskan fitnah, ungkap awal perkenalan [titlebase] menghebohkan publik setelah pengacara terkenal Hotman Paris Hutapea membela asisten pribadinya, Benny Jannah, yang saat ini tengah terlibat dalam kontroversi hukum. Benny Jannah, yang dikenal sebagai aspri Hotman Paris, dituduh memiliki hubungan spesial dengan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, yang kini menjadi tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang terkait PT Asabri.
Hotman Paris, dalam beberapa kesempatan, menegaskan bahwa tuduhan tersebut adalah fitnah yang sangat kejam. Ia bahkan menyebutkan bahwa Benny Jannah baru pertama kali bertemu dengan Febrie Adriansyah pada Jumat, 17 Juli 2026, di Gedung Kejaksaan Agung, dan pertemuan tersebut tidak lebih dari sekadar urusan profesional yang melibatkan tim kuasa hukum.
“Pertemuan itu sangat singkat dan hanya untuk kepentingan pekerjaan. Tidak ada yang lebih dari itu,” ujar Hotman, yang juga mengungkapkan bahwa ia bersumpah demi agama untuk menegaskan kebenaran ini.
Polemik semakin memanas ketika putra bungsunya, Fritz Hutapea, dan putra sulungnya, Frank Hutapea, turut memberikan sindiran pedas kepada Benny Jannah di media sosial. Frank bahkan menyebut bahwa Benny seharusnya ditangkap KPK atas dugaan keterlibatan dalam praktik makelar kasus. Sementara Fritz mengingatkan Benny tentang karma yang akan datang akibat fitnah yang dilakukannya.
Dalam konteks ini, Hotman Paris merasa perlu untuk melindungi nama baik Benny Jannah yang telah bekerja dengannya selama hampir dua dekade. Gaji Benny disebut-sebut mencapai puluhan juta rupiah per bulan, ditambah bonus berupa mobil mewah dan kesempatan berlibur ke luar negeri, yang membuatnya semakin jadi sorotan.
Hotman tidak hanya membela Benny Jannah, tetapi juga mengungkapkan momen perkenalan asprin, yang hanya dilakukan melalui salaman sederhana. Menurutnya, ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang lebih dari sekadar profesional antara Benny dan Febrie.
Kontroversi ini menyoroti betapa mudahnya isu-isu pribadi dapat menyeret seseorang ke dalam masalah hukum dan reputasi. Hotman Paris, sebagai pengacara, menunjukkan ketegasan dalam membela klien dan rekannya, serta menekankan pentingnya integritas dalam dunia hukum. Ia juga mengingatkan publik untuk tidak mudah terpengaruh oleh rumor dan fitnah yang beredar di media sosial.
Dengan banyaknya kritik yang dialamatkan kepadanya, Hotman Paris tetap pada pendiriannya untuk membela Benny Jannah, menegaskan bahwa ia akan terus berjuang melawan tuduhan-tuduhan tidak berdasar yang merugikan nama baik asisten pribadinya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
