Sorot JogjaGedebage Jazz Festival International 2026 berhasil memukau penonton dengan penampilan dari musisi ternama, termasuk Indra Lesmana hingga Dewa 19 siap ramaikan Gedebage Jazz Festival International 2026. Festival yang berlangsung di Summarecon Mall Bandung pada 27-28 Juni 2026 ini menjadi ajang yang tepat untuk merayakan musik jazz dan memperkuat komunitas musik di Indonesia.

Pada hari pertama festival, ribuan penonton memadati Sawarga Courtyard di Summarecon Mall Bandung. Acara dimulai dengan kolaborasi antara Saung Angklung Udjo dan Barry Likumahuwa & The Rhythm Service yang menyuguhkan perpaduan musik tradisional Sunda dengan jazz modern. Penampilan mereka berhasil menciptakan atmosfer yang energik dan menghibur.

Baca juga:

Salah satu penampilan yang paling dinantikan adalah Syaharani yang menggandeng Bandung Jazz Orchestra. Ia menghadirkan nuansa Broadway dengan lagu-lagu klasik seperti Can’t Help Falling in Love dan My Funny Valentine, yang membuat penonton dari berbagai generasi ikut larut dalam suasana. Syaharani mengenakan gaun hitam elegan dan aksesoris bergaya 70-an, menciptakan nuansa yang memikat.

Festival ini juga menjadi momen spesial bagi legenda musik Indonesia, Indra Lesmana, yang tampil dalam proyek Sydney Reunion. Penampilan ini menandai debut perdana mereka di hadapan publik Indonesia setelah sekian lama. Indra Lesmana membuka penampilannya dengan lagu A Time for Everything, disambut hangat oleh penonton yang hadir.

Selanjutnya, penampilan Dewa 19 sebagai penutup hari pertama festival ini menjadi sorotan utama. Dengan Virzha sebagai vokalis, mereka membawakan deretan lagu-lagu hits yang membuat suasana malam semakin meriah. Dewa 19 berhasil memanaskan atmosfer dan menghibur penonton dengan penampilan yang energetik.

Baca juga:

Satu hal yang menarik dari Gedebage Jazz Festival International 2026 adalah keberagaman musisi yang tampil. Selain musisi lokal, festival ini juga diwarnai oleh penampilan musisi mancanegara seperti Andrea Cui dari Singapura dan Julian Chan dari Malaysia. Kolaborasi ini menambah kesan internasional pada festival ini.

Gedebage Jazz Festival tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya para musisi, tetapi juga bertujuan untuk menciptakan kedekatan emosional antara penonton dan musisi. Tema festival tahun ini, Jazz, People and Harmony, menggambarkan semangat untuk memperkuat komunitas musik di Indonesia.

Dengan fasilitas yang memadai dan suasana yang nyaman, festival ini berhasil memberikan pengalaman hiburan yang berkesan bagi semua yang hadir. Penyelenggara berharap Gedebage Jazz Festival akan terus berkembang dan menjadi kebanggaan Kota Bandung.

Baca juga:

Indra Lesmana hingga Dewa 19 siap ramaikan Gedebage Jazz Festival International 2026, menjadikan festival ini sebagai salah satu acara musik yang paling dinanti di Indonesia. Kesuksesan festival ini menunjukkan bahwa musik jazz masih memiliki tempat yang istimewa di hati masyarakat.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.