Sorot Jogja – Persib Bandung tengah bersiap menghadapi musim kompetisi 2026-2027 dengan sejumlah perubahan di skuadnya. Pelatih Igor Tolic menegaskan bahwa di dalam timnya, tak ada anak emas. Setiap pemain memiliki peluang dan tantangan yang sama, tergantung pada performa mereka di lapangan.
Kedatangan bek asal Kroasia, Danijel Loncar, menambah kompleksitas dalam pemilihan pemain. Loncar, yang baru saja menandatangani kontrak dua tahun dengan Persib, dianggap penting untuk memperkuat lini belakang tim yang akan menghadapi jadwal pertandingan yang padat. Igor Tolic menyatakan bahwa dengan banyaknya kompetisi yang akan diikuti, termasuk Super League dan AFC Champions League Two, rotasi pemain menjadi sebuah keharusan.
“Loncar ada di sini untuk memperkuat lini pertahanan kami. Dengan banyaknya pertandingan beruntun, kami membutuhkan opsi yang cukup untuk melakukan rotasi,” ujar Tolic. Dia menambahkan, kedatangan Loncar tidak hanya menambah jumlah pemain, tetapi juga meningkatkan persaingan di posisi bek tengah, di mana Persib sudah memiliki beberapa nama seperti Patricio Matricardi, Julio Cesar, dan Gabriel Mutombo.
Namun, dengan kedatangan Loncar, Persib kini memiliki 12 pemain asing, melebihi kuota yang ditetapkan untuk kompetisi Super League. Hal ini memaksa manajemen tim untuk mengambil keputusan mengenai siapa yang harus dicoret dari daftar pemain yang didaftarkan. Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Kuswara S Taryono, mengungkapkan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya diserahkan kepada Igor Tolic, dengan pemusatan latihan saat ini menjadi momen penting untuk menentukan komposisi akhir skuad.
Dalam konteks ini, Tolic menegaskan bahwa tidak ada pemain yang lebih diutamakan daripada yang lain, dan setiap pemain perlu menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk mendapatkan tempat di tim utama. “Dengan banyaknya pemain baru, kami ingin memastikan bahwa semua pemain tahu bahwa mereka harus berjuang untuk mendapatkan posisi mereka, tidak ada jaminan,” jelas Tolic.
Selain itu, Igor Tolic baru-baru ini memberikan apresiasi kepada Bobotoh, pendukung setia Persib, setelah timnya gagal meraih gelar juara di Piala Presiden 2026. Meskipun kalah dari Persebaya Surabaya dalam adu penalti, Tolic mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para penggemar yang terus memberikan dukungan selama turnamen. “Kami selalu memikirkan para penggemar. Mereka adalah kekuatan di belakang kami,” ujarnya.
Meski menghadapi banyak tantangan, Tolic menekankan pentingnya untuk segera move on dan fokus pada persiapan kompetisi mendatang. “Kami harus belajar dari pengalaman ini dan bergerak maju. Persiapan untuk Super League dan AFC Champions League adalah prioritas kami selanjutnya,” tambahnya.
Dengan strategi yang jelas dan komitmen tinggi dari semua pemain, Igor Tolic optimis bahwa Persib akan mampu bersaing di level yang lebih tinggi. Dia percaya bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, timnya akan kembali meraih kesuksesan di musim yang akan datang.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
