Sorot Jogja – Gary Neville, legenda Manchester United, baru-baru ini mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan klub untuk melepas Danny Welbeck, yang kini resmi bergabung dengan Chelsea. Welbeck, mantan pemain akademi United, telah menyetujui kontrak dua tahun dengan Chelsea setelah tampil impresif bersama Brighton & Hove Albion.

Transfer ini menjadi sorotan, terutama karena Neville dan rekan sesama legenda United, Rio Ferdinand, telah lama berpendapat bahwa Welbeck seharusnya tetap bertahan di Old Trafford. Dalam satu pernyataan, Neville mengungkapkan, “Saya mengatakan sepuluh tahun yang lalu bahwa Manchester United seharusnya tidak pernah menjual Danny Welbeck. Dia telah pergi dan melakukan dengan sangat baik.”

Baca juga:

Welbeck, yang kini berusia 35 tahun, mencetak 14 gol dan memberikan dua assist di musim lalu, membawa Brighton ke kompetisi Eropa. Bergabungnya pemain berpengalaman ini diharapkan dapat memperkuat lini serang Chelsea yang dipimpin oleh manajer baru, Xabi Alonso.

Keputusan Chelsea untuk mendatangkan Welbeck mencerminkan perubahan strategi mereka yang kini lebih fokus pada pemain berpengalaman setelah sebelumnya berupaya membangun tim melalui pemain muda. Ini adalah langkah penting bagi klub London tersebut, yang juga sedang mendekati kesepakatan untuk membawa mantan gelandang Liverpool, Jordan Henderson.

Dalam pernyataan resmi setelah transfernya, Welbeck mengungkapkan kebanggaannya bergabung dengan Chelsea. “Ketika Anda mendengar tentang minat dari Chelsea, itu mengisi Anda dengan kebanggaan yang luar biasa. Mengetahui sejarah Chelsea, itu adalah klub yang ingin memenangkan trofi dan berusaha untuk melakukannya setiap musim,” ujarnya.

Baca juga:

Kepindahan ini juga menimbulkan reaksi dari penggemar Manchester United, banyak di antara mereka yang merasa bahwa klub seharusnya mengambil langkah untuk mendatangkan kembali Welbeck, terutama mengingat performanya yang konsisten di Premier League. Meski demikian, hingga saat ini, United belum menunjukkan tanda-tanda akan merekrut kembali striker tersebut.

Selain itu, pada kesempatan lain, Gary Neville juga terlibat dalam kegiatan amal, menghadiri acara Football For Change di Liverpool. Acara tersebut diadakan untuk mengumpulkan dana demi membantu anak-anak di komunitas yang kurang beruntung. Bersama Jamie Carragher dan beberapa bintang lainnya, mereka berusaha menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda di Inggris.

Dalam dunia golf, Neville juga menjadi bahan candaan ketika sahabatnya, Paul Scholes, mengunggah momen konyol Neville saat bermain di AIG Women’s Open Pro-Am. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun karir sepak bolanya telah berakhir, Neville tetap menjadi sosok yang menghibur baik di dalam maupun luar lapangan.

Baca juga:

Dengan kepindahan Danny Welbeck ke Chelsea, harapan untuk melihatnya kembali ke Manchester United mungkin harus dipendam lebih dalam. Gary Neville, yang terus mendukung pemain yang pernah bermain bersamanya, berharap yang terbaik untuk Welbeck di klub barunya, sekaligus mengingatkan banyak orang tentang potensi yang hilang ketika dia meninggalkan Old Trafford.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.