Sorot Jogja – 2 jagoan China jaga asa hattrick gelar China Open 2026, tiket perempat final tersegel [titlebase]. Dua juara bertahan asal China, Wang Zhi Yi dan pasangan ganda campuran Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, berhasil melaju ke babak perempat final China Open 2026 yang berlangsung di Changzhou, China. Dengan pencapaian ini, keduanya menjaga harapan untuk meraih hattrick gelar setelah sebelumnya menjuarai turnamen ini pada tahun 2024 dan 2025.

Wang Zhi Yi, yang tampil sebagai unggulan kedua, menunjukkan performa impresif dengan mengalahkan wakil Korea Selatan, Sim Yu-jin. Dalam pertandingan yang berlangsung selama 48 menit, Wang berhasil menang dengan skor 21-16 dan 21-15. Kemenangan ini menjadi sinyal positif bagi Wang untuk melanjutkan ambisinya meraih gelar ketiga secara beruntun di China Open.

Baca juga:

Di sektor ganda campuran, Feng Yan Zhe dan Huang Dong Ping juga tampil dominan. Mereka mengatasi pasangan asal Taiwan, Yang Po-Hsuan dan Hu Ling Fang, dengan mudah dalam dua game langsung. Kemenangan ini mempertegas posisi mereka sebagai pasangan favorit untuk memenangkan turnamen ini.

Selain keberhasilan Wang dan Feng/Huang, turnamen ini juga menyaksikan prestasi ganda putra Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, yang menjuarai China Open 2026 setelah mengalahkan pasangan nomor satu dunia, Kim Won-ho/Seo Seung-jae. Kemenangan ini menjadi sorotan utama, mengingat Fajar/Fikri berhasil mempertahankan gelar dan menorehkan prestasi back-to-back setelah sebelumnya juara di Japan Open 2026.

Fajar Alfian mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut, yang diharapkan bisa menjadi motivasi bagi sektor ganda putra Indonesia untuk semakin kompetitif di kancah internasional. Mereka memenangkan laga final setelah melalui pertandingan ketat, di mana Fajar/Fikri berhasil comeback setelah kalah di game pertama.

Baca juga:

Laga final berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium, di mana Fajar/Fikri menunjukkan ketahanan dan semangat juang yang tinggi meskipun kondisi fisik mereka sudah terkuras. Kemenangan ini juga menjadi gelar BWF Super 1000 pertama untuk Indonesia di musim 2026, setelah sebelumnya gagal di beberapa turnamen.

Dengan keberhasilan ini, baik ganda putra Indonesia maupun dua jagoan China, Wang Zhi Yi dan Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi besar untuk meraih kesuksesan lebih lanjut di turnamen-turnamen mendatang. Keberhasilan ini tidak hanya memberikan kebanggaan bagi masing-masing negara, tetapi juga menambah warna dalam persaingan bulu tangkis dunia.

2 jagoan China jaga asa hattrick gelar China Open 2026, tiket perempat final tersegel [titlebase] menjadi salah satu momen penting dalam sejarah turnamen ini, di mana dua jagoan tuan rumah berupaya untuk mencetak rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.