Sorot Jogja – Slavko Vincic gemetar usai ditunjuk jadi wasit final Piala Dunia 2026, sebuah kehormatan yang tak hanya menandai puncak kariernya sebagai wasit, tetapi juga menjadi momen emosional yang akan dikenang. Wasit asal Slovenia ini, pada 20 Juli 2026, memimpin pertandingan final antara Spanyol dan Argentina di Stadion MetLife, New Jersey, di mana Spanyol meraih kemenangan tipis 1-0 melalui gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu.

Vincic, yang berusia 46 tahun dan telah berkarier di dunia perwasitan internasional sejak 2010, menunjukkan kepemimpinan yang tegas selama pertandingan. Namun, keputusan-keputusan yang diambilnya, termasuk pengeluaran kartu merah untuk gelandang Argentina, Enzo Fernandez, pada masa tambahan waktu, memicu kritik dari berbagai pihak. Insiden di lapangan setelah peluit panjang dibunyikan, di mana beberapa pemain Argentina terlibat konfrontasi, menambah tekanan bagi Vincic. FIFA pun membuka penyelidikan terkait insiden tersebut.

Baca juga:

Bagi Vincic, penunjukan sebagai wasit final Piala Dunia 2026 bukan sekadar sebuah tugas, melainkan sebuah momen yang memberikan kebanggaan dan emosional. Saat menerima kabar penunjukan itu dari Pierluigi Collina, Ketua Komite Wasit FIFA, wajahnya dipenuhi air mata. Ia mengaku gemetar saat mengetahui bahwa ia akan memimpin pertandingan paling bergengsi dalam dunia sepak bola ini.

Setelah pertandingan final tersebut, Slavko Vincic secara resmi mengumumkan pensiun dari dunia perwasitan. Keputusan ini diambil hanya beberapa hari setelah ia menyelesaikan tugasnya di Piala Dunia 2026. Dalam pernyataan resmi dari Asosiasi Sepak Bola Slovenia, diumumkan bahwa laga final tersebut adalah pertandingan terakhir Vincic sebagai wasit profesional.

Vincic diakui sebagai salah satu wasit terbaik di dunia, dan prestasinya di Piala Dunia 2026 membuatnya meraih penghargaan dari International Federation of Football History & Statistics (IFFHS) sebagai Wasit Terbaik Piala Dunia 2026. Selain itu, ia juga dianugerahi penghargaan Giulio Campanati atas kepemimpinannya yang gemilang.

Baca juga:

Setelah final, suasana di Mexico City dipenuhi oleh ribuan warga dan wisatawan yang merayakan Parade Besar Piala Dunia 2026, menampilkan budaya Meksiko dengan kostum tradisional dan musik. Momen ini menyoroti antusiasme dan semangat masyarakat terhadap olahraga sepak bola.

Dengan pensiunnya Slavko Vincic, dunia perwasitan kehilangan salah satu sosok yang telah memberikan kontribusi besar dalam sepak bola internasional. Meskipun diwarnai kontroversi, keberanian dan dedikasi Vincic patut dicontoh oleh generasi wasit di masa mendatang.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

Baca juga: