Sorot Jogja – Dalam pertandingan seru yang mempertemukan dua rival sekota, LAFC berhasil mengalahkan LA Galaxy dengan skor 3-0 di Dignity Health Sports Park, Carson, California, pada Jumat malam. Pertandingan ini merupakan edisi ke-27 dari rivalitas yang dikenal dengan sebutan El Tráfico, dan menjadi momen penting bagi kedua tim setelah jeda internasional untuk Piala Dunia FIFA.

LAFC, yang tampil tanpa kekalahan dalam tiga pertemuan terakhir melawan Galaxy, mampu menyamakan rekor sejarah pertemuan kedua tim menjadi 10-10-7. Mark Delgado, yang sebelumnya bermain untuk Galaxy, membuka skor pada menit ke-26 setelah berhasil memanfaatkan rebound dari sundulannya yang sempat diblok oleh kiper Novak Micovic.

Baca juga:

Denis Bouanga menambah keunggulan LAFC di babak pertama dengan sebuah penalti pada waktu tambahan, setelah Micovic berhasil menyentuh bola namun tidak mampu menghentikannya. Bouanga, yang dikenal sebagai pencetak gol ulung, mencatatkan 11 gol dalam 10 pertandingan melawan Galaxy di berbagai kompetisi, dan ini menjadi golnya dalam tujuh pertemuan terakhir, sebuah rekor dalam rivalitas ini.

Son Heung-min, bintang baru LAFC, mencetak gol pertamanya musim ini pada menit ke-57 setelah menerima umpan balik dari Delgado, menjadikan skor 3-0. Dengan hasil ini, LAFC semakin memperkokoh posisinya di klasemen sementara MLS, sedangkan Galaxy harus mencari cara untuk bangkit setelah hasil buruk mereka.

LA Galaxy, yang memasuki pertandingan ini dengan harapan untuk memperbaiki performa setelah hasil imbang 1-1 melawan Houston, kini hadir dengan pengunduran diri di beberapa pemain kunci. Joao Klauss dan Ricard Puig absen karena cedera, sedangkan Igor Jesus dan Lorenzo Dellavalle juga tidak bisa bermain. Meskipun Galaxy memiliki keunggulan sejarah dalam rivalitas ini, performa mereka di lapangan tidak mampu mengimbangi serangan LAFC yang agresif.

Baca juga:

LAFC kini bersiap untuk melanjutkan perjalanan mereka di MLS dengan kepercayaan diri yang tinggi setelah kemenangan besar ini. Para penggemar berharap timnya dapat terus mempertahankan momentum positif ini untuk menghadapi pertandingan-pertandingan mendatang. Dengan performa gemilang dari Bouanga dan Heung-min, tim ini menunjukkan bahwa mereka adalah kekuatan yang harus diperhitungkan di liga.

Dengan hasil ini, LAFC menunjukkan dominasi mereka dalam El Tráfico, mempertegas posisi mereka sebagai salah satu tim terkuat di MLS saat ini. Kemenangan ini tidak hanya penting untuk poin di klasemen, tetapi juga memberikan dorongan moral menjelang pertandingan-pertandingan mendatang.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

Baca juga: