Sorot Jogja – Selebgram Clara Shinta mengambil langkah tegas dalam kasus dugaan pencemaran nama baik yang melibatkan mantan suaminya, Denny Goestaf. Ia bawa bukti rekening koran sejak 2018 untuk menegaskan bahwa seluruh kekayaannya merupakan hasil kerja kerasnya sendiri. Clara menolak tawaran damai dan memilih untuk menuntut agar mantan suaminya dipenjara.

Setelah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Rabu (25/6/2026), Clara Shinta mengungkapkan kekecewaannya terhadap tudingan yang menyebutkan bahwa ia menerima dana titipan dari mantan suaminya. Dalam pemeriksaan tersebut, ia menjawab sekitar 30 pertanyaan yang diajukan oleh penyidik terkait laporan pencemaran nama baik yang dilayangkannya.

Baca juga:

“Hari ini kami menghadiri undangan klarifikasi untuk Berita Acara Pemeriksaan (BAP) atas laporan Ibu Clara. Pertanyaannya seputar pencemaran nama baik,” ujar kuasa hukum Clara Shinta, Akil Rumadau. Ia juga menambahkan bahwa Clara menyerahkan berbagai dokumen pendukung, termasuk bukti rekening koran yang menunjukkan bahwa seluruh aset yang dimilikinya berasal dari usahanya sendiri.

Clara menegaskan bahwa tudingan mantan suaminya telah merusak reputasi dan harga dirinya. “Fitnah ini sudah sangat menyerang harga diri saya dan membunuh karakter saya,” kata Clara. Ia merasa tidak akan ada jalan damai, karena tuduhan tersebut sudah terlalu jauh dan merugikan secara pribadi.

Dalam pernyataannya, Clara juga menegaskan bahwa dia tidak tertarik untuk menyelesaikan masalah ini melalui mediasi. “Saya akan teruskan kasus ini. Jadi, tidak ada penerimaan untuk berdamai atau menerima sesuatu, tidak ada,” tegasnya. Clara menambahkan, langkah hukum ini penting untuk memberikan pertanggungjawaban atas pernyataan yang merusak nama baiknya.

Baca juga:

Kasus ini menjadi perhatian publik, terutama karena Clara Shinta dikenal luas sebagai selebgram dan influencer. Tuduhan dari Denny Goestaf dianggap serius, dan Clara berkomitmen untuk membuktikan bahwa semua yang dituduhkan tidak benar. Ia juga mengharapkan agar bukti-bukti yang telah diserahkan dapat memperjelas duduk perkara dan memulihkan namanya yang tercemar.

Keputusan Clara untuk menolak damai dan meminta agar mantan suaminya dipenjara menandakan betapa seriusnya situasi yang dihadapinya. Ia berharap langkah ini dapat menjadi pelajaran bagi semua orang tentang pentingnya menjaga integritas dan reputasi.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

Baca juga: