Sorot Jogja – Konflik antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, semakin memanas setelah Ruben menggugat hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dalam proses ini, Ruben Onsu menyebut Fitri Salhuteru sempat jadi penengah konfliknya dengan Sarwendah dalam urusan anak. Pengakuan ini menambah nuansa baru dalam drama rumah tangga yang telah menjadi sorotan publik ini.

Masalah ini berawal setelah Sarwendah mengungkapkan dugaan perselingkuhan Ruben yang telah berlangsung sejak 2017, yang menurutnya menjadi pemicu keretakan hubungan mereka. Dalam pengakuan tersebut, Sarwendah menjelaskan bahwa kepercayaan yang ia berikan kepada Ruben berkali-kali terkhianati, terutama ketika kondisi keuangan mereka sedang sulit.

Baca juga:

“Namun kepercayaan itu kembali runtuh oleh perselingkuhan beliau yang berikutnya. Saat kondisi keuangan keluarga sedang sulit, tetapi saya mengetahui dia ada pengeluaran dalam jumlah besar untuk selingkuhannya itu,” tulis Sarwendah di akun Instagramnya.

Setelah proses perceraian resmi dimulai pada 2024, Ruben Onsu merasa kesulitan untuk bertemu dengan anak-anak mereka. Ini menjadi poin penting dalam konfliknya dengan Sarwendah. Fitri Salhuteru, yang berperan sebagai penengah, mencoba membantu menyelesaikan masalah ini. Namun, komunikasi antara Ruben dan Sarwendah yang sulit membuat mediasi tersebut tidak membuahkan hasil.

“Kak @fitri_salhuteru adalah orang yang sempat menjadi penengah kami dalam urusan anak,” ungkap Ruben dalam unggahan di Instagram-nya, menegaskan pentingnya keberadaan Fitri dalam upaya mereka menyelesaikan konflik.

Fitri Salhuteru, sebagai pengusaha yang berpengalaman, merasakan sendiri betapa peliknya situasi yang dihadapi Ruben dan Sarwendah. Ia berharap agar kedua belah pihak dapat menemukan jalan keluar demi kebaikan anak-anak mereka. “Beliau merasakan sendiri bagaimana sulitnya menjadi penengah di antara kami, sekaligus melihat betapa alotnya komunikasi,” tambah Ruben.

Baca juga:

Konflik ini semakin rumit dengan berbagai sindiran yang dilontarkan Sarwendah kepada Ruben. Kini, setelah proses mediasi gagal, Ruben terpaksa mengambil langkah hukum dengan menggugat hak asuh anak, yang dilayangkan pada 30 Juni 2026. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya situasi yang dihadapi pasangan ini.

Dalam perjalanan urusan hukum ini, Ruben Onsu tetap mengedepankan kepentingan anak sebagai alasan utama tindakan yang diambilnya. Meskipun demikian, situasi ini menciptakan ketegangan yang semakin besar antara kedua mantan pasangan ini.

Ruben Onsu sebut Fitri Salhuteru sempat jadi penengah konfliknya dengan Sarwendah dalam urusan anak, namun hingga saat ini, konfliknya belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda. Ketidakpastian ini telah mengundang perhatian publik dan menjadi topik hangat di media sosial.

Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, baik Ruben maupun Sarwendah tampaknya harus mencari solusi yang saling menguntungkan demi masa depan anak-anak mereka. Publik pun berharap agar kedua belah pihak dapat segera menemukan jalan damai dalam menyelesaikan isu yang berkepanjangan ini.

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.