Sorot Jogja – Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengungkapkan tujuan utama mereka dalam mengepung Gaza, yaitu untuk membangun permukiman di wilayah tersebut. Dalam sebuah siniar, Netanyahu membandingkan Gaza dengan Korea Utara, menyoroti bahwa penduduk Gaza tidak diizinkan meninggalkan wilayah tersebut. Israel telah memblokade Gaza selama lebih dari 15 tahun sebelum perang genosida di wilayah tersebut pada Oktober 2023.

Netanyahu mengatakan bahwa negara-negara pihak ketiga menolak menerima pengungsi Gaza karena keengganan untuk membantu tujuan Israel. Dia bertanya-tanya mengapa warga Gaza tidak memiliki hak dasar yang sama seperti miliaran orang di seluruh dunia, yaitu kebebasan untuk bergerak.

Baca juga:

Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian, dipimpin Amerika Serikat (AS), mengatakan bahwa penarikan Israel dari Gaza hanya akan terjadi setelah pelucutan senjata Hamas selesai. Hal ini menyusul pertemuan antara direktur Dewan Perdamaian, Nickolay Mladenov, dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, di Yerusalem Barat.

Dewan Perdamaian menjelaskan bahwa penarikan (militer Israel) di luar Garis Kuning hanya akan terjadi setelah pelucutan senjata selesai, sebagaimana yang telah dijanjikan Hamas kepada para mediator. Garis Kuning adalah istilah yang digunakan untuk menyebut garis demarkasi di belakangnya pasukan Israel di Gaza.

Tujuan utama Israel dalam mengepung Gaza adalah untuk membangun permukiman di wilayah tersebut. Dengan demikian, Israel dapat memperkuat posisinya di wilayah tersebut dan menghilangkan ancaman terhadap keamanan negara.

Baca juga:

Penarikan Israel dari Gaza hanya akan terjadi setelah pelucutan senjata Hamas selesai. Hal ini menunjukkan bahwa Israel tidak akan meninggalkan Gaza sebelum Hamas menyelesaikan proses pelucutan senjata.

Perang genosida di Gaza pada Oktober 2023 telah menghasilkan korban jiwa yang besar dan kerusakan yang luas di wilayah tersebut. Penarikan Israel dari Gaza hanya akan terjadi setelah pelucutan senjata Hamas selesai.

Jadi, tujuan utama Israel dalam mengepung Gaza adalah untuk membangun permukiman di wilayah tersebut. Dengan demikian, Israel dapat memperkuat posisinya di wilayah tersebut dan menghilangkan ancaman terhadap keamanan negara.

Baca juga:

Penarikan Israel dari Gaza hanya akan terjadi setelah pelucutan senjata Hamas selesai. Hal ini menunjukkan bahwa Israel tidak akan meninggalkan Gaza sebelum Hamas menyelesaikan proses pelucutan senjata.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.