Sorot Jogja – Kebakaran hebat di Semarang, 1 perempuan ditemukan tewas [titlebase] menghebohkan warga setempat setelah insiden tragis ini terjadi di Pasar Modern BSB City, Kecamatan Mijen, pada hari Minggu, 26 Juli 2026. Kebakaran yang diduga disebabkan oleh kebocoran tabung gas ini melanda ruko pasar sekitar pukul 11.00 WIB dan berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran setelah lebih dari satu jam berjuang melawan api.

Menurut keterangan dari Kepala Bidang Operasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Tantri Pradono, enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. “Api cepat membesar karena material yang mudah terbakar, seperti glasswood dan terpal plastik,” ujarnya. Para pedagang pun berupaya memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR), namun usaha mereka gagal dan api semakin membesar.

Baca juga:

Beberapa pedagang yang terjebak dalam kebakaran ini mencoba menyelamatkan sisa dagangan mereka. Beberapa di antaranya berhasil menyelamatkan barang-barang berharga, namun tidak semua beruntung. Di tengah kepanikan, kabar mengenaskan datang ketika petugas menemukan seorang perempuan yang tidak bisa diselamatkan di lokasi kebakaran.

Sementara itu, di lokasi lain di Semarang, kebakaran juga terjadi di Rusunawa Kudu, Kecamatan Genuk, pada tanggal 25 Juli. Kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh tumpukan sampah yang terbakar. Warga melaporkan melihat asap tebal membubung dari lantai atas, dan petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan untuk memadamkan api.

Kebakaran hebat di Semarang, 1 perempuan ditemukan tewas [titlebase] adalah salah satu dari beberapa insiden kebakaran yang terjadi di kota ini dalam beberapa hari terakhir. Selama bulan Juli, tercatat lebih dari 40 kebakaran lahan dan hutan di berbagai titik di Semarang. Kebakaran ini menambah deretan kejadian tragis yang terjadi di kota ini, terutama ketika musim kemarau mulai berlangsung.

Baca juga:

Tantri Pradono menambahkan bahwa kebakaran seringkali terjadi pada saat musim kemarau, dan mereka mencurigai ada unsur kesengajaan di balik beberapa kebakaran yang terjadi. “Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti dari kebakaran ini dan apakah ada unsur kesengajaan,” jelasnya.

Insiden kebakaran ini bukan hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga mengganggu kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Pedagang yang kehilangan barang dagangan mereka kini harus berjuang untuk memulai kembali usaha mereka setelah mengalami kerugian berat akibat kebakaran.

Dengan kejadian ini, masyarakat diharapkan untuk lebih waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan kebakaran, terutama yang berkaitan dengan penggunaan alat gas dan material yang mudah terbakar. Pemerintah kota juga diharapkan untuk meningkatkan pengawasan terhadap kondisi pasar dan pemukiman agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.