Sorot Jogja – Tewas bersama keluarga, sopir Toyota Avanza laka maut di Tol Terpeka, anggota polisi Ditpamobvit Polda Sumsel, dalam sebuah kecelakaan yang terjadi di ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) KM 187+600 Jalur A, tepatnya di wilayah Kabupaten Tulang Bawang. Kecelakaan ini melibatkan sebuah minibus Toyota Avanza bernomor polisi BG 1069 IH yang menghantam bagian belakang truk trailer Hino bernomor polisi B 9924 UIY pada Sabtu sore, 11 Juli 2026, sekitar pukul 16.00 WIB.

Tewas bersama keluarga, sopir Toyota Avanza laka maut di Tol Terpeka, anggota polisi Ditpamobvit Polda Sumsel, Raden Muhammad Feriansyah (46), yang diidentifikasi sebagai anggota Polri aktif yang bertugas di Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sumatra Selatan, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka benturan yang sangat parah. Selain pengemudi, tiga penumpang lainnya juga meninggal dunia.

Baca juga:

Tewas bersama keluarga, sopir Toyota Avanza laka maut di Tol Terpeka, anggota polisi Ditpamobvit Polda Sumsel, kejadian ini juga menyebabkan satu orang penumpang lainnya, Azzikra Fatya Asrini (17), mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan intensif dari tim medis. Kasatlantas Polres Tulang Bawang, AKP Ayu Tiara Kanchika, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan sementara di lapangan, kecelakaan maut di ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) tersebut diduga kuat terjadi karena faktor kelalaian manusia.

Tewas bersama keluarga, sopir Toyota Avanza laka maut di Tol Terpeka, anggota polisi Ditpamobvit Polda Sumsel, dalam beberapa kasus kecelakaan lainnya, seperti kecelakaan di Jalur Pantai Utara (Pantura) Indramayu yang mengakibatkan 12 orang meninggal dunia, juga disebabkan oleh kelalaian pengemudi. Kecelakaan ini menegaskan pentingnya kesadaran dan kewaspadaan dalam berkendara, serta perlunya peningkatan keselamatan lalu lintas di Indonesia.

Baca juga:

Kesimpulan dari kejadian Tewas bersama keluarga, sopir Toyota Avanza laka maut di Tol Terpeka, anggota polisi Ditpamobvit Polda Sumsel, menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas dapat terjadi kapan saja dan dimana saja, sehingga diperlukan peningkatan kesadaran dan kewaspadaan dalam berkendara untuk mencegah kecelakaan serupa di masa depan.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

Baca juga: