Sorot Jogja – Pontianak, Kalimantan Barat – Sebuah tragedi menyedihkan terjadi di Sungai Kapuas, saat tim SAR menemukan seorang awak kapal (ABK) dalam keadaan meninggal dunia setelah terjun ke sungai. Peristiwa ini menambah daftar insiden maritim yang mengkhawatirkan, di mana keselamatan para pelaut sering kali terancam oleh kondisi cuaca dan kelalaian.
Peristiwa tersebut terjadi setelah kapal yang mereka tumpangi, KM Sewindu, mengalami kandas di dekat alur masuk Pelabuhan Pangkalbalam. Kapal tersebut sedang dalam perjalanan dari Pelabuhan Tanjung Priok dan membawa 253 penumpang.
Setelah mendapatkan laporan mengenai kondisi kritis di KM Sewindu, nakhoda kapal segera meminta bantuan dari Tim SAR pada pukul 12.05 WIB. Tim gabungan yang terdiri dari beberapa instansi segera dikerahkan untuk melakukan evakuasi. Proses evakuasi berlangsung selama tiga jam dan berhasil memindahkan semua penumpang ke kapal SAR untuk dibawa ke dermaga.
Namun, dalam upaya penyelamatan tersebut, satu orang ABK dilaporkan terpisah dari rombongan dan diduga terjun ke Sungai Kapuas. Tim SAR kemudian melanjutkan pencarian dengan harapan menemukan ABK tersebut dalam keadaan selamat.
Setelah beberapa jam mencari, tim SAR akhirnya menemukan jenazah ABK tersebut di tepi sungai. Kondisi meninggal dunia ini mengejutkan semua pihak dan menambah duka bagi keluarga serta rekan-rekannya yang menunggu kabar di pelabuhan.
Insiden ini menyoroti perlunya perhatian lebih terhadap keselamatan pelaut dan peraturan yang mengatur pelayaran di perairan Indonesia. Kepala Kantor SAR setempat, Mikel Racham Junika, menegaskan bahwa kejadian ini harus menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih waspada saat berlayar, terutama di saat cuaca buruk.
“Kami terus berupaya mengingatkan semua pelaut akan pentingnya keselamatan di laut. Kapal yang kandas menjadi penghalang besar bagi alur pelayaran, dan kami berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk mencegah insiden serupa terjadi di masa mendatang,” ujar Mikel.
Di sisi lain, publik juga diingatkan untuk selalu mengikuti informasi terkini mengenai kondisi cuaca dan keselamatan pelayaran, terutama saat melakukan perjalanan laut. Momen tragis ini menjadi pengingat bahwa keselamatan harus selalu diutamakan.
Dengan penemuan jenazah ABK kapal di Sungai Kapuas, tim SAR berharap dapat memberikan penutupan bagi keluarga yang ditinggalkan. Tragedi ini adalah peringatan bagi semua pelaut untuk lebih berhati-hati dan mematuhi protokol keselamatan di laut.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
