Sorot Jogja – Hotman Paris galang donasi untuk korban penyekapan di Bandung, tembus Rp 1,3 miliar [titlebase]. Pengacara ternama Hotman Paris Hutapea baru-baru ini menggalang dana untuk membantu seorang perempuan berinisial M yang diduga mengalami penganiayaan dan penyekapan oleh suami sirinya, yang juga seorang anggota kepolisian. Kasus ini menarik perhatian publik dan menimbulkan berbagai reaksi, terutama dari kalangan hukum.
Dalam video yang diunggah di akun Instagram-nya, Hotman Paris menjelaskan bahwa penganiayaan yang dialami M sangat serius. Sebagai bentuk kepedulian, ia membuka penggalangan dana dan mengajak para pejabat kepolisian di seluruh Indonesia untuk berkontribusi. “Saya mengimbau para pejabat kepolisian, di seluruh Indonesia, agar berkenan menyumbang ke rekening yang saya cantumkan,” ujarnya. Hotman mengusulkan agar setiap pejabat kepolisian menyumbang antara Rp 10 juta hingga Rp 25 juta.
Sementara itu, Hotman Paris juga tengah terlibat dalam penanganan kasus lain yang tidak kalah menghebohkan, yaitu insiden dugaan pembakaran santri di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Kasus ini telah menelan satu korban jiwa dan dua lainnya mengalami luka bakar serius. Hotman Paris yang mendampingi keluarga korban meminta agar Komisi III DPR RI turun tangan untuk meminta penjelasan dari Polres Lombok Tengah mengenai penanganan kasus tersebut.
Dalam situasi di Lombok, Hotman Paris mengekspresikan keprihatinannya terhadap penanganan kasus tersebut. Ia mengungkapkan bahwa korban yang seharusnya mendapatkan perawatan medis yang memadai, justru diisolasi di rumah sakit. “Bukannya dibawa berobat untuk operasi, malah diisolasi di RS Bhayangkara, biar di jauhi dari media!” cetusnya. Keluarga korban pun meminta bantuan hukum kepadanya untuk mendapatkan keadilan.
Penggalangan dana yang dilakukan Hotman Paris untuk korban penyekapan di Bandung sudah mencapai Rp 1,3 miliar, menunjukkan antusiasme masyarakat untuk membantu sesama yang sedang dalam kesulitan. Melalui langkah ini, Hotman tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menyelesaikan masalah hukum dan sosial yang ada.
Tindakan Hotman Paris dalam menggalang donasi untuk korban penyekapan di Bandung, tembus Rp 1,3 miliar [titlebase], menjadi contoh nyata bagaimana seorang publik figur dapat berkontribusi untuk meringankan beban orang lain. Dengan mengajak pejabat kepolisian untuk menyumbang, Hotman juga menekankan pentingnya solidaritas di instansi yang seharusnya melindungi masyarakat.
Keberanian Hotman Paris untuk bersuara dan menggalang dukungan bagi korban-korban yang teraniaya, baik di Lombok maupun di Bandung, menunjukkan komitmennya terhadap keadilan. Harapannya, dengan dukungan yang ada, para korban bisa mendapatkan keadilan dan pemulihan yang layak.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
