Sorot Jogja – Islam Makhachev, petarung asal Dagestan, Rusia, kembali menunjukkan dominasinya di Octagon dengan mempertahankan gelar juara welterweight setelah mengalahkan Ian Machado Garry dalam pertarungan utama UFC 330 yang berlangsung di Philadelphia. Dengan catatan 29-1 dalam MMA dan 18-1 di UFC, Makhachev menjadi salah satu nama teratas dalam dunia MMA saat ini.
Dalam pertarungan tersebut, Makhachev berhasil mengendalikan Garry, menjatuhkannya tujuh kali dan mengontrolnya di atas matras selama lebih dari 12 menit. Makhachev juga mencetak knockdown dengan tendangan kepala di ronde kedua. Hasilnya, Makhachev menang dengan keputusan bulat, yang semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu petarung terbaik sepanjang masa.
Selain prestasi luar biasa tersebut, Makhachev juga memecahkan rekor untuk pertahanan gelar UFC lightweight terbanyak. Menurut analis MMA, Michael Chiesa, Makhachev kini dianggap telah melampaui Georges St-Pierre, mantan juara dua divisi, dalam daftar petarung terhebat sepanjang masa. Chiesa mengatakan, “Sekarang Anda bisa mengatakan dia lebih baik dari Georges, karena Georges hanya sekali naik ke 185 dan bertarung, sementara Islam sudah dua kali di 170 dan tidak berniat turun lagi.”
Sementara itu, Carlos Prates, petarung lain yang sedang naik daun, mengungkapkan kritik terhadap gaya bertarung Makhachev. Ia menyebutkan bahwa ia tidak menyukai gaya bertarung yang mengandalkan grappling dan lebih menyukai pertarungan yang menampilkan banyak aksi dan knockouts. Prates, yang saat ini sedang bersiap untuk kemungkinan pertarungan gelar melawan Makhachev, mengatakan, “Saya tahu saya diunggulkan, tetapi saya ingin menguji diri saya melawan dia. Saya percaya saya bisa mengejutkan dunia. Saya bisa membuat semua orang terkejut.”
Dalam konteks perebutan gelar selanjutnya, Prates yang memiliki rekor 24-7 dalam MMA, mengklaim bahwa dia telah berbicara dengan petugas matchmaker UFC, Hunter Campbell, dan diberitahu bahwa dia adalah penantang gelar selanjutnya. Prates memiliki catatan impresif dengan tujuh kemenangan dari delapan pertarungan di UFC, di mana semua kemenangannya diperoleh melalui knockout atau TKO.
Namun, ada juga sosok lain yang tidak bisa diabaikan, yaitu Michael Morales, petarung muda tak terkalahkan yang memiliki rekor 19-0, dan baru-baru ini meraih kemenangan melawan petarung-petarung tangguh seperti Sean Brady dan Gilbert Burns. Morales yakin bahwa dia adalah yang berikutnya dalam antrean untuk pertarungan gelar melawan Makhachev.
Dengan persaingan yang semakin ketat di divisi welterweight, banyak yang penasaran siapa yang akan menjadi lawan berikutnya bagi Islam Makhachev. Apakah itu Carlos Prates yang percaya diri atau Michael Morales yang tak terkalahkan? Apapun yang terjadi, satu hal yang pasti, Makhachev akan terus menjadi sorotan utama dalam dunia MMA.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
