Sorot Jogja – Seorang pelajar SMP berinisial RK (14) dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Musi, Palembang, pada Minggu siang (16/8/2026). Kejadian tersebut terjadi setelah RK berusaha menolong temannya yang hampir tenggelam saat mereka berenang di kawasan Kelurahan 3 Ilir. Insiden ini terjadi setelah adanya pertengkaran kecil di antara mereka, yang menyebabkan RK kehilangan fokus saat berenang.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun, RK bersama dua temannya, DF (14) dan TN (15), awalnya berenang di tepi sungai setelah mengikuti sebuah acara di wilayah tersebut. DF dan TN adalah yang pertama kali terjun ke dalam air, sementara RK mengikuti setelah mereka. Ketika DF mulai tenggelam, RK langsung berinisiatif untuk menolongnya, namun ironisnya, justru RK yang menjadi korban dan terbawa arus deras.
Tim SAR dan Polairud Polrestabes Palembang sudah melakukan pencarian di lokasi kejadian selama hampir enam jam, namun hingga pukul 15.00 WIB, RK masih belum ditemukan. Kasat Satpolairud Polrestabes Palembang, AKBP Yudha Setiawan, menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan penyisiran di area sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
Orang tua RK sangat berharap agar anak mereka segera ditemukan. Mereka terlihat gelisah dan terus menunggu di lokasi pencarian, berharap akan mendengar kabar baik. “Kami tidak bisa membayangkan bagaimana rasanya kehilangan anak dalam keadaan seperti ini,” ungkap salah satu anggota keluarga yang terlihat cemas.
Menurut keterangan saksi, sebelum kejadian, RK dan teman-temannya sempat terlibat dalam pertengkaran kecil. Hal ini mungkin berkontribusi pada situasi yang menyebabkan RK kehilangan konsentrasi saat mencoba menolong DF. Pihak kepolisian telah meminta keterangan dari teman-teman RK untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai kejadian tersebut.
Pencarian RK melibatkan berbagai pihak, termasuk tim SAR, polisi, dan relawan setempat. Mereka menggunakan perahu dan alat penyelamat lainnya untuk mencari di sepanjang sungai. Masyarakat sekitar juga turut memberikan dukungan, berharap agar RK segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Insiden ini mengingatkan kita akan bahaya berenang di sungai, terutama dengan arus yang deras dan tidak terduga. Para orang tua diharapkan lebih memperhatikan keselamatan anak-anak mereka saat beraktivitas di dekat perairan.
Keberadaan RK yang hilang tenggelam di kali BKB menjadi perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk pemerintah setempat. Diharapkan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, dan semua pihak dapat lebih waspada terhadap keselamatan saat melakukan aktivitas di perairan.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
