Sorot Jogja – Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan, baru saja mencatatkan namanya dalam sejarah seni bela diri campuran setelah berhasil mendapatkan kontrak dengan Ultimate Fighting Championship (UFC). Hal ini terjadi setelah Bilal tampil menawan di Dana White‘s Contender Series (DWCS) Season 10, di mana ia mengalahkan petarung asal India, Mridul Saikia, dalam waktu yang sangat singkat, hanya 45 detik.

Pertandingan tersebut berlangsung di Meta Apex, Las Vegas, pada Rabu (12/8/2026) pagi WIB. Bilal, yang dikenal dengan gaya bertarung agresifnya, mampu menjatuhkan Saikia dengan pukulan kanan yang telak sebelum melanjutkan serangan ground and pound. Wasit Herb Dean akhirnya menghentikan pertandingan karena Saikia tidak mampu memberikan perlawanan yang memadai.

Baca juga:

Kemenangan ini tidak hanya menambah rekor Bilal menjadi 9-0, tetapi juga menarik perhatian CEO UFC, Dana White, yang mengungkapkan rasa antusiasnya terhadap penampilan Bilal. Dalam sebuah video yang diunggah di media sosial, White menyampaikan, “Saya sangat tak sabar menantikan pertarungan pertama kamu di UFC. Selamat datang!” Pujian tersebut mencerminkan kepercayaan diri yang tinggi terhadap potensi Bilal di arena UFC.

Bilal Hasan, yang lahir di Oahu, Hawaii, memiliki darah Indonesia dan telah mengenal seni bela diri sejak usia dini. Ia memulai karirnya di taekwondo dan sudah menjuarai Pan-American Taekwondo Junior Championships pada 2017. Setelah itu, ia beralih ke Mixed Martial Arts (MMA) dan berhasil meraih gelar juara kelas terbang di Cage Fury Fighting Championship (CFFC) pada tahun 2024.

Dengan penampilan luar biasa di DWCS, Bilal mengikuti jejak petarung Indonesia lainnya, Jeka Saragih, yang juga berhasil menembus UFC sebelumnya. Kemenangan cepat Bilal di DWCS menjadi sorotan, di mana ia menunjukkan dominasi dan kemampuan bertarung yang mengesankan, serta memenuhi ekspektasi tinggi yang dihadapi sebagai salah satu favorit di ajang tersebut.

Baca juga:

UFC 330, yang akan menampilkan pertarungan antara Islam Makhachev dan Ian Machado Garry, juga menjadi perhatian besar bagi penggemar MMA. Makhachev, petarung asal Dagestan dan pemegang sabuk juara, akan mempertahankan gelarnya dari tantangan Garry, yang dikenal sebagai petarung muda tak terkalahkan dengan gaya striking cepat. Duel ini diharapkan akan menjadi pertarungan yang intens dan penuh aksi, yang akan disiarkan eksklusif di Vidio pada Minggu (16/8/2026).

Kesuksesan Bilal di DWCS tidak hanya menandai langkah baru dalam karirnya, tetapi juga memicu semangat dan antusiasme di kalangan penggemar MMA di Indonesia. Dengan dukungan yang kuat dari penggemar serta prestasi yang terus meningkat, Bilal Hasan diharapkan dapat memberikan penampilan terbaik di ajang UFC, berjuang untuk meraih kemenangan dan mengukir prestasi yang lebih tinggi di arena internasional.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

Baca juga: