Sorot JogjaMalaysia kembali mencatatkan sejarah dalam dunia balap motor internasional dengan perpanjangan kontrak Sirkuit Sepang untuk menggelar MotoGP hingga tahun 2031. Kabar ini menjadi angin segar bagi para penggemar balap roda dua, terutama setelah sirkuit ini berhasil pecahkan rekor penonton, Malaysia kunci kontrak dengan MotoGP sampai 2031 dengan total 190.977 penonton pada musim lalu.

Perpanjangan kontrak ini diumumkan secara resmi pada 1 Juli 2026 setelah disetujui dalam Rapat Kabinet oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, YB Dr. Mohammed Taufiq Johari. Dalam pernyataannya, Taufiq menekankan komitmen pemerintah untuk menjadikan Malaysia sebagai destinasi utama motorsport dan menciptakan peluang ekonomi melalui event-event besar seperti MotoGP.

Baca juga:

“Perpanjangan kontrak ini bukan hanya mengamankan posisi Malaysia di kalender global MotoGP, tetapi juga mencerminkan komitmen kami untuk memperkuat posisi Malaysia sebagai tujuan utama olahraga motor dunia,” ujar Taufiq. Dia juga menambahkan bahwa MotoGP telah menjadi platform yang menyatukan masyarakat dan memperkuat rasa kebanggaan nasional.

CEO Dorna Sports, Carmelo Ezpeleta, turut menyambut baik perpanjangan kontrak ini. Ezpeleta menyebutkan bahwa Malaysia memiliki basis penggemar yang sangat besar dan dampak ekonomi positif dari MotoGP terus meningkat setiap tahunnya. “Sepang adalah rumah yang fantastis bagi olahraga kami, dan kami sangat senang bisa kembali ke sini hingga tahun 2031,” katanya.

Sirkuit Sepang, yang terletak sekitar 50 kilometer dari Kuala Lumpur, telah menjadi tuan rumah MotoGP sejak 1999. Sirkuit ini tidak hanya menjadi tempat balapan, tetapi juga lokasi berbagai agenda penting dalam kalender MotoGP, termasuk tes pramusim. Dengan perpanjangan kontrak ini, MotoGP Malaysia dipastikan akan terus menjadi bagian integral dari kejuaraan dunia sepeda motor selama lima tahun ke depan.

Baca juga:

Salah satu daya tarik utama MotoGP di Sepang adalah atmosfer luar biasa yang diciptakan oleh penggemar lokal. Kesuksesan musim lalu yang memecahkan rekor penonton menunjukkan betapa besar antusiasme masyarakat terhadap balapan ini. MotoGP bukan hanya sekadar ajang balapan bagi Malaysia, tetapi juga berfungsi sebagai motor penggerak ekonomi yang mendongkrak sektor pariwisata dan menciptakan lapangan kerja.

Dengan kesepakatan terbaru ini, Malaysia menegaskan posisinya di kancah olahraga internasional, serta membuka peluang bagi talenta lokal untuk berkompetisi di tingkat global. MotoGP tidak hanya memperkuat industri otomotif, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan bagi rakyat Malaysia.

Grand Prix Malaysia dijadwalkan berlangsung pada tanggal 30 Oktober hingga 1 November 2026 dan akan menjadi seri penutup dalam rangkaian tur Asia. Dengan perpanjangan kontrak ini, Malaysia tidak hanya mempertahankan tradisi olahraga tetapi juga memastikan bahwa Sirkuit Sepang akan tetap menjadi salah satu sirkuit paling penting dalam sejarah MotoGP.

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.