Sorot Jogja – Kendal, Jateng – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kendal telah mewakili bahwa lebih dari separuh perusahaan tenant di Kawasan Industri Kendal (KIK) telah menyelesaikan pengisian dan mengirimkan kuesioner Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan partisipasi pelaku usaha dalam penyediaan data statistik yang akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah maupun nasional.
Kegiatan Ngisi Bareng (NGIBAR) dan Ngisi dengan Pendampingan (NGIDAM) yang digelar BPS Kabupaten Kendal bersama pengelola KIK, Administrator KEK Kendal, dan Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (Polifurneka) diikuti sekitar 60 perusahaan tenant. Mayoritas peserta hadir dan melakukan pengisian kuesioner Sensus Ekonomi 2026 secara mandiri melalui metode Computer-Assisted Web Interviewing (CAWI).
Metode CAWI memungkinkan pelaku usaha melakukan pengisian data secara daring melalui tautan resmi yang disediakan BPS. Sistem ini dirancang untuk memudahkan responden dalam menyampaikan data usaha secara cepat dan efisien.
Perwakilan manajemen KIK, N. Najman Ade Putra, menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ia menegaskan bahwa partisipasi pelaku usaha diperlukan untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat dan berkualitas.
Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Dr. Ali Said, M.A., mengatakan keterlibatan seluruh tenant sangat penting dalam mendukung keberhasilan sensus. Ia menegaskan bahwa data yang diberikan pelaku usaha akan menjadi dasar dalam menggambarkan kondisi perekonomian Kabupaten Kendal secara menyeluruh.
Kepala BPS Kabupaten Kendal, Ade Sandi, mengapresiasi kolaborasi antara pengelola KIK, Administrator KEK Kendal, Polifurneka, dan para tenant yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh tenant dapat menyelesaikan pengisian hingga submit, sehingga data yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan dapat dimanfaatkan untuk pembangunan ekonomi Kendal maupun Indonesia.
Ade menargetkan seluruh perusahaan di KIK dapat mencapai tingkat submit hingga 100 persen. Ia mengingatkan bahwa target ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan partisipasi pelaku usaha dalam penyediaan data statistik yang akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah maupun nasional.
Berdasarkan capaian yang telah diraih, lebih dari 50 persen perusahaan yang hadir telah berhasil menyelesaikan pengisian dan melakukan submit kuesioner Sensus Ekonomi 2026.
Demikianlah, BPS Kabupaten Kendal telah menunjukkan keterlibatan yang aktif dari seluruh tenant dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan partisipasi pelaku usaha dalam penyediaan data statistik yang akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah maupun nasional.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
