Sorot Jogja – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menyelenggarakan sosialisasi Pembentukan Ekosistem Halal di Hotel Sendang Sari Batang, Kabupaten Batang, Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan daya saing ekonomi daerah melalui sertifikasi halal UMKM, wisata ramah muslim, dan kantin/rumah potong hewan halal. Kepala BPJPH Jawa Tengah, Ika Efrilia, menyatakan bahwa pembentukan ekosistem halal tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus bersinergi dan terintegrasi.
Sertifikat halal tidak hanya berkaitan dengan produk makanan dan minuman, tetapi juga mencakup obat-obatan, kosmetik, dan berbagai barang gunaan. Menurut Ika, Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal menegaskan bahwa seluruh produk yang beredar, diperjualbelikan, dan berada di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal. Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam membangun fondasi ekosistem halal melalui dukungan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Jaminan Produk Halal (PPSDM JPH) RI, Indrayani, menyebutkan bahwa program Wajib Halal Oktober 2026 menjadi prioritas nasional BPJPH. Ia menyatakan bahwa capaian sertifikasi halal di Kabupaten Batang masih berada di bawah sejumlah daerah lain di Jawa Tengah. Satu diantara penyebabnya adalah belum tersedianya lembaga pendukung percepatan sertifikasi halal di daerah.
Sertifikasi halal dinilai mampu memperluas pasar dan meningkatkan kepercayaan konsumen, bahkan hingga pasar Internasional. Wakil Bupati Batang, Suyono, menyambut baik upaya pembangunan ekosistem halal tersebut. Ia menekankan pentingnya pelabelan yang jelas terhadap produk maupun tempat usaha sehingga masyarakat tidak mengalami kebingungan terkait status kehalalan suatu produk.
Kesimpulan, pembentukan ekosistem halal adalah langkah strategis BPJPH untuk meningkatkan daya saing ekonomi daerah. Dengan membangun fondasi ekosistem halal, pemerintah daerah dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas pasar bagi produk-produk halal.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
