Sorot Jogja – Di awal musim Serie A 2026-2027, nama nico paz menjadi sorotan utama ketika Como 1907 mengunjungi Udinese di Stadion Bluenergy, Udine. Pertandingan yang dijadwalkan pada 22 Agustus 2026 ini menjadi pembuktian bagi Como yang baru saja lolos ke Liga Champions Eropa.

Nico Paz, gelandang serang berusia 21 tahun asal Argentina, kembali memperkuat Como setelah klub tersebut mengaktifkan klausul pembelian kembali dari Real Madrid dengan biaya mencapai 66 juta euro. Ini menjadikannya sebagai pembelian termahal dalam sejarah klub, menggambarkan betapa pentingnya peran yang diharapkan bisa dia mainkan di musim ini.

Baca juga:

Dalam skuad Como yang diumumkan, pelatih Cesc Fàbregas tetap membawa Nico Paz meskipun kondisi fisiknya diragukan. Fàbregas menyatakan bahwa Paz mungkin bisa bermain setidaknya di separuh babak pertandingan melawan Udinese berdasarkan performanya di laga uji coba sebelumnya melawan Liverpool.

Musim lalu, nico paz mencatatkan 75 penampilan dengan 19 gol dan 17 assist, menjadikannya sebagai motor penggerak utama tim. Kontribusinya yang signifikan membawa Como lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah klub, dan harapan tinggi diletakkan padanya untuk mempertahankan performa tersebut di pentas Eropa.

Dalam laga perdana ini, Como masih harus berjuang tanpa beberapa pemain kunci seperti Jayden Addai yang cedera. Di sisi lain, Udinese juga kehilangan beberapa pemain, termasuk Giorgi Chakvetadze dan Alessandro Zanoli. Meskipun demikian, tim tuan rumah dipastikan akan menurunkan Nicolò Zaniolo sebagai gelandang serang utama mereka.

Baca juga:

Seiring dengan berita tentang Nico Paz, Como juga melakukan beberapa langkah strategis di bursa transfer dengan mendatangkan pemain berkualitas lain seperti Trevoh Chalobah dari Chelsea dan Jesús Rodríguez. Hal ini menunjukkan ambisi Como untuk bersaing di level atas Serie A dan Eropa.

Kompetisi Serie A di musim ini diperkirakan akan berlangsung ketat, dengan Inter Milan sebagai juara bertahan yang berupaya mempertahankan gelar mereka. Manajer Cristian Chivu diharapkan bisa memimpin timnya meraih kesuksesan lebih, meskipun adanya perubahan pelatih di beberapa klub lain yang dapat mempengaruhi dinamika liga.

Dengan pengalamannya yang semakin matang dan potensi yang besar, nico paz diharapkan dapat mengatasi tekanan dan tampil maksimal di Serie A serta Liga Champions. Pertandingan melawan Udinese akan menjadi awal yang penting bagi masa depannya dan Como dalam mengukir sejarah baru di kancah sepak bola Italia.

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.