Sorot JogjaPersib Bandung baru saja merayakan kemenangan mereka dalam Dewata Challenge Series 2026, namun perhatian publik kini beralih ke sosok gelandang mereka, Thom Haye, yang tak lagi menjadi pemain termahal Liga 1. Hal ini menyusul kehadiran gelandang baru yang telah memecahkan rekor transfer di liga tersebut, membuat posisi Haye di puncak semakin tergeser.

Thom Haye, yang sebelumnya dikenal dengan julukan ‘The Professor’, kini menghadapi kritik dari pengamat sepak bola terkait gelar tersebut. Tommy Welly, yang akrab disapa Bung Towel, menilai julukan itu terlalu berlebihan untuk pemain dengan rekam jejak yang belum sebanding dengan sosok-sosok besar dunia sepak bola. Menurut Bung Towel, gelar ‘Profesor’ lebih pantas disematkan kepada pelatih atau pemain dengan prestasi luar biasa seperti Arsene Wenger, Pep Guardiola, atau Kevin De Bruyne.

Baca juga:

Haye tidak terlihat dalam perayaan juara Persib setelah pertandingan melawan Bali United, yang menjadi sorotan publik. Meskipun bermain sebagai starter dan menunjukkan emosinya di lapangan, kehadirannya dalam momen penting tersebut menjadi tanda tanya. Banyak yang menduga bahwa Haye mengalami masalah pribadi, terutama setelah akun Instagram-nya juga hilang secara misterius.

Setelah pertandingan, banyak yang mempertanyakan kehadiran Haye dalam perayaan tersebut. Rekan-rekannya terlihat bersuka cita mengangkat trofi, sementara Haye tidak ada di antara mereka. Hal ini menciptakan spekulasi mengenai masa depannya di Persib, apalagi dengan munculnya gelandang baru yang berhasil memecahkan rekor transfer di Liga 1.

Dalam sesi wawancara, Bung Towel menambahkan bahwa label ‘The Professor’ seharusnya tidak digunakan sembarangan, karena dapat memberikan kesan bahwa semua keputusan yang diambil Haye selalu tepat. Dia menegaskan bahwa pemain seperti Xavi Hernandez dan Andrea Pirlo jauh lebih layak untuk menyandang gelar tersebut, karena kualitas permainan dan kecerdasan sepak bola yang mereka miliki.

Baca juga:

Pemain asal Belanda ini sebelumnya menjadi sorotan ketika berhasil membawa Persib meraih kemenangan, namun kini fokusnya harus beralih. Dengan adanya gelandang baru yang memecahkan rekor, Thom Haye tak lagi jadi pemain termahal Liga 1, gelandang baru Persija pecahkan rekor [titlebase]. Ini menjadi tantangan bagi Haye untuk membuktikan dirinya dan kembali mendapatkan tempat yang layak di hati fans dan tim.

Persib Bandung kini bersiap untuk menghadapi laga berikutnya melawan Manila Digger FC, yang menjadi penentu untuk lolos ke fase grup AFC Champions League 2026-2027. Manajemen tim berharap Haye dapat segera mengatasi masalah yang dihadapinya dan kembali tampil maksimal di lapangan.

Dengan segala dinamika yang terjadi, masa depan Thom Haye di Persib Bandung kini menjadi sorotan. Apakah dia akan mampu bangkit dari situasi ini dan kembali menunjukkan kelasnya sebagai gelandang handal? Hanya waktu yang akan menjawab.

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.