Sorot Jogja – Dalam dunia Mixed Martial Arts (MMA), dana white contender series telah menjadi panggung bagi para petarung berbakat untuk menunjukkan kemampuan mereka dan mengamankan kontrak dengan UFC. Dua petarung yang baru-baru ini mencuri perhatian adalah Anthony Wint dan Bilal Hasan, yang masing-masing berhasil meraih kemenangan dan memperoleh kontrak UFC yang didambakan.

Anthony Wint, yang dikenal dengan julukan “Bow Down,” baru saja meningkatkan rekor tak terkalahkannya menjadi 7-0 setelah mengalahkan Matthew Adams dalam acara utama DWCS 2026: Week 1. Usai pertarungan, Wint tidak segan-segan mengungkapkan ambisinya untuk segera bertanding di UFC. Dalam pernyataannya, ia bahkan menyatakan akan tinggal di rumah CEO UFC, Dana White, hingga jadwal debutnya ditentukan. “Mereka tidak membayar saya per jam,” tegas Wint, menunjukkan keseriusannya untuk segera bertarung.

Baca juga:

Wint menargetkan untuk tampil di kartu UFC Sacramento yang dijadwalkan pada 22 Agustus mendatang. Ini menunjukkan betapa pentingnya bagi petarung muda ini untuk segera memulai kariernya di pentas UFC dan membuktikan kemampuannya kepada dunia.

Sementara itu, Bilal Hasan juga mencuri perhatian di dana white contender series Season 10 dengan penampilan yang sangat mengesankan. Petarung berdarah Indonesia ini berhasil mengalahkan Mridul Saikia hanya dalam 45 detik, sebuah pencapaian yang luar biasa dalam pertarungan kelas flyweight. Kemenangan ini tidak hanya membuat rekor profesionalnya menjadi 9-0, tetapi juga memastikan kontrak UFC yang sangat dinantikan. Bilal, yang dikenal sebagai salah satu prospek paling menarik di kelas flyweight, menunjukkan agresivitasnya sejak awal dan langsung menghentikan Saikia melalui TKO.

Setelah berhasil di dana white contender series, Bilal Hasan langsung dijadwalkan untuk debutnya di UFC Shanghai melawan petarung berbakat lainnya. Dengan rekor yang belum terkalahkan dan mayoritas kemenangannya diraih melalui penyelesaian, Bilal diprediksi akan menjadi bintang baru di dunia MMA.

Keberhasilan Wint dan Hasan dalam dana white contender series tidak hanya menunjukkan potensi mereka sebagai petarung masa depan, tetapi juga mencerminkan upaya UFC untuk menemukan dan mengembangkan talenta baru. Dana White dan timnya telah bekerja keras untuk menciptakan platform yang memungkinkan petarung dari berbagai latar belakang untuk bersinar dan membuktikan kemampuan mereka di panggung internasional.

Baca juga:

Maka, dengan kesuksesan ini, banyak yang menantikan bagaimana kedua petarung ini akan melanjutkan karier mereka di UFC. Apakah Wint akan segera mendapatkan kesempatan bertanding yang dia inginkan? Dan bagaimana Bilal akan menghadapi tantangan di debutnya? Waktu akan menjawab semua pertanyaan ini.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.