Sorot JogjaBandung, Jawa Barat – Dalam sebuah operasi yang mengejutkan, polisi berhasil menangkap seorang pria yang berpura-pura menjadi intelijen di Bandung. Pria tersebut diduga telah membuat resah banyak warga dengan kelakuannya yang mencurigakan. Penangkapan ini terjadi pada Sabtu pagi, saat tim kepolisian menerima laporan dari masyarakat mengenai tindakan yang meresahkan tersebut.

Pria yang berusia sekitar 30 tahun ini mengaku sebagai anggota intelijen dan sering melakukan intimidasi terhadap warga, meminta uang dengan dalih untuk kegiatan pengawasan keamanan. Tindakan ini membuat warga merasa tertekan dan takut, sebab mereka tidak tahu apakah pria tersebut benar-benar dari pihak berwajib atau hanya penipu yang memanfaatkan situasi.

Baca juga:

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo, menyatakan bahwa pihaknya akan terus menyelidiki kasus ini dan memastikan bahwa tindakan serupa tidak terulang. “Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak mudah percaya kepada orang yang mengaku sebagai aparat tanpa menunjukkan identitas resmi,” ujarnya dalam konferensi pers setelah penangkapan.

Penangkapan ini terjadi di tengah situasi masyarakat yang sedang dalam ketegangan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,3 yang mengguncang Kabupaten Bandung pada hari yang sama. BMKG mencatat bahwa gempa tersebut terjadi pada pukul 08.00 WIB dengan kedalaman 8 kilometer dan episenter berlokasi di darat, sekitar 22 kilometer tenggara Kabupaten Bandung. Getaran gempa dirasakan cukup kuat di kawasan Kertasari, di mana warga mengungkapkan ketakutan yang semakin meningkat seiring dengan adanya intel gadungan ini.

“Kami berharap dengan ditangkapnya intel gadungan ini, masyarakat bisa kembali tenang. Kami juga akan menyediakan layanan pengaduan bagi siapapun yang merasa terintimidasi oleh oknum-oknum serupa,” tambah Kombes Pol Kusworo.

Baca juga:

Selain itu, dalam konteks yang lebih positif, PT Geo Dipa Energi (Persero) juga meraih prestasi penting di Kabupaten Bandung. Perusahaan ini mencatatkan satu juta jam kerja selamat dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Patuha Unit 2. Capaian ini menunjukkan komitmen untuk keselamatan kerja tanpa kecelakaan fatal selama periode konstruksi. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Warga menyambut baik prestasi ini, yang menunjukkan bahwa meskipun ada tantangan, masih ada berita baik yang bisa diangkat. “Semoga pembangunan ini bisa membawa manfaat bagi kami dan meningkatkan kesejahteraan,” ungkap salah satu warga yang tinggal dekat lokasi proyek.

Dengan berbagai kejadian yang menonjol di Kabupaten Bandung, baik penangkapan intel gadungan maupun pencapaian dalam proyek pembangunan, masyarakat hanya bisa berharap untuk keamanan dan kemajuan yang berkelanjutan. Polisi tangkap intel gadungan di Bandung, kelakuannya bikin susah warga adalah pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan kolaborasi antara masyarakat dan aparat penegak hukum.

Baca juga:

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.