Sorot Jogja – Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, melakukan tinjauan langsung terhadap proses pembongkaran Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang, Kota Bogor, pada Jumat malam (26/6). Dalam tinjauan ini, Dedie Rachim tinjau pembongkaran JPO Paledang Kota Bogor, besi pembatas JPO mulai dicopot untuk memastikan keselamatan masyarakat dan memperbaiki infrastruktur kota.
JPO Paledang yang terletak di simpang Jalan Kapten Muslihat, Jalan Paledang, dan Jalan Mayor Oking, dinyatakan dalam kondisi kritis dengan adanya korosi yang parah. Dedie Rachim mengungkapkan bahwa pembongkaran ini merupakan langkah yang sangat diperlukan, karena keberadaan JPO tersebut telah membahayakan pengguna jalan. “Kondisinya sudah korosi, harus dibongkar. Selain itu, masyarakat kesulitan saat menyeberang karena ketinggian JPO yang tidak ramah bagi pejalan kaki,” jelasnya.
Dalam upaya menjadikan Kota Bogor lebih ramah bagi pejalan kaki, Pemkot Bogor berencana mengganti JPO tersebut dengan fasilitas penyeberangan baru berupa pelican crossing, yang dilengkapi dengan lampu rambu penyeberangan. “Kita ingin membangun budaya berkendara yang menghormati hak pejalan kaki. Kendaraan roda dua dan roda empat diharapkan bisa berhenti ketika ada orang yang ingin menyeberang,” ungkap Dedie Rachim.
Proyek pembongkaran ini ditangani oleh PT Prisma Mitra dengan total anggaran sebesar Rp329 juta, dan ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan. Namun, Dedie menegaskan bahwa pembongkaran struktur utama akan dipercepat agar JPO dapat segera digantikan dengan fasilitas yang lebih aman bagi masyarakat.
Selain meninjau pembongkaran JPO, Dedie Rachim juga memantau aktivitas di trotoar sekitar lokasi, termasuk melihat para pedagang kaki lima yang masih berjualan di area tersebut. Dalam kesempatan ini, ia juga berinteraksi dengan seorang pengemis yang ditemuinya di trotoar, menawarkan untuk membantunya pulang ke Riau, namun tawarannya ditolak oleh pengemis tersebut.
Pembangunan fasilitas penyeberangan baru di Lebak Sari juga menjadi bagian dari strategi Pemkot Bogor untuk meningkatkan keselamatan warga. Dengan total anggaran Rp5,3 miliar, proyek ini mencakup pembangunan JPO baru dan pembongkaran JPO lama yang sudah tidak layak. Lurah Paledang, Ali Firdaus, menyebutkan bahwa proyek ini berfokus pada keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Dedie Rachim tinjau pembongkaran JPO Paledang Kota Bogor, besi pembatas JPO mulai dicopot, menunjukkan komitmennya untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Kota Bogor dapat menjadi lebih aman dan ramah bagi semua penggunanya, terutama pejalan kaki.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
