Sorot Jogja – Timnas Inggris berhasil melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 berkat aksi heroik kapten mereka, Harry Kane. Dalam pertandingan melawan Meksiko yang berlangsung dramatis di Stadion Azteca, Kane menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol penalti yang membawa Inggris unggul 3-1, meskipun timnya harus berjuang dengan 10 pemain setelah Jarell Quansah diusir dari lapangan. Dengan hasil akhir 3-2, Inggris menegaskan dominasi mereka di turnamen ini dan memastikan tempat di babak selanjutnya.

Harry Kane jadi penyelamat Inggris [titlebase] saat timnya menghadapi tekanan dari Meksiko. Meski sempat kehilangan suara akibat merayakan kemenangan dengan menyanyikan lagu “Wonderwall” dari Oasis, semangat dan kepemimpinannya tetap tak terbantahkan. Dalam wawancara setelah pertandingan, Kane mengaku, “Itu pertandingan yang gila, kami harus berjuang. Saya hanya bernyanyi di sana, saya tidak bisa banyak bicara,” sambil tertawa.

Baca juga:

Dalam pertandingan sebelumnya, Kane juga menunjukkan performa luar biasa saat melawan Republik Demokratik Kongo di babak 32 besar. Dua gol yang dicetaknya pada menit ke-75 dan 86 berhasil membalikkan keadaan dan memastikan kemenangan Inggris dengan skor 2-1. Aksinya kali ini menegaskan bahwa Harry Kane jadi penyelamat Inggris [titlebase] tidak hanya dalam satu pertandingan, tetapi secara keseluruhan di turnamen ini.

Statistik mencolok menunjukkan bahwa Harry Kane telah menjadi salah satu penyerang paling berbahaya di dunia saat ini. Dengan total 61 gol dari 51 pertandingan bersama Bayern Munich di semua kompetisi, serta 6 gol yang telah dicetak di Piala Dunia 2026, Kane tidak hanya membawa timnya melaju lebih jauh tetapi juga menjadi kandidat kuat untuk meraih penghargaan Ballon d’Or.

Jamie Carragher, mantan bek Liverpool, menyatakan bahwa peluang Kane untuk meraih Ballon d’Or akan terbuka lebar jika Inggris berhasil menjadi juara Piala Dunia. “Kane sudah menunjukkan performa yang layak untuk menyandang status pemain terbaik dunia dalam 12 bulan terakhir,” ujar Carragher. Ia juga mengingatkan bahwa seringkali penghargaan tersebut berpihak pada pemain dari tim yang menjadi juara dunia.

Baca juga:

Dengan keberhasilan Inggris melawan Meksiko, tim asuhan Thomas Tuchel kini memiliki rekor tak terkalahkan dalam tujuh pertandingan. Pelatih Tuchel memuji mentalitas Kane, yang dianggap setara dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. “Harry sangat bagus. Dia adalah kapten dan pemimpin kami. Dia menentukan hasil laga dengan penyelesaian akhir luar biasa,” puji Tuchel.

Harry Kane jadi penyelamat Inggris [titlebase] di momen-momen kritis. Dengan pengalaman dan ketenangannya, ia diharapkan terus memberikan yang terbaik di sisa turnamen ini. Inggris kini bersiap menghadapi tantangan selanjutnya dengan keyakinan tinggi, berkat kepemimpinan dan performa gemilang dari Kane.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

Baca juga: